Citizen Journalism
Sampah Hari Raya
Ada yang memprihatinkan terhadap hari raya Idul Adha yang dijalani oleh umat muslim di Indonesia.
Kita tahu bahwa sampah menunjukkan suatu lingkungan tidak bersih. Sedangkan, Islam mengajarkan kepada umatnya bahwa kebersihan itu sebagian dari iman. Apakah dengan membiarkan koran-koran bertebaran di jalanan orang-orang yang bersusah payah untuk membeli hewan qurban sudah dapat dianggap beriman?
Praktik bukan teori
Tentu masyarakat Muslim Indonesia tahu banyak teori-teori yang diajarkan baik ketika dalam keadaan formal maupun informal tentang kebersihan dan bagaimana dampak apabila kebersihan itu disepelekan.
Di dalam kitab-kitab fikih (ajaran hukum Islam), tampak jelas masalah yang berkaitan dengan kebersihan disebut “Thaharah”. Secara etimologi, berarti “kebersihan”.
Kata Thaharah tercantum di dalam Alquran di tempat yang jumlahnya lebih dari 30. Makna Thaharah mencakup aspek bersih lahir dan bersih batin.
Bersih lahir artinya terhindar (terlepas) dari segala kotoran, hadas dan najis. Sedangkan bersih batin artinya terhindar dari sikap dan sifat tercela.
Ada pun beberapa hadits tentang kebersihan, antara lain “kebersihan itu sebagian dari iman” (HR. Ahmad);“agama Islam itu (agama) yang bersih, maka hendaklah kamu menjaga kebersihan, karena sesungguhnya tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang bersih” (HR. Baihaqy).
Dalam praktiknya, seperti diilustrasikan tadi, tidak ada hasilnya sama sekali.
Mereka berkata bahwa mereka beriman kepada Allah, tetapi dalam praktiknya mereka seperti belum beriman, tidak tahu apa-apa tentang iman atau sengaja lupa dan mengikuti temannya yang lain untuk sama-sama membiarkan sampah bertebaran di jalanan.
Untuk itu, agar tidak mengganggu hari raya Idul Adha tahun depan, marilah kita selaku masyarakat Muslim Indonesia menjaga keislaman kita tidak hanya sekadar di KTP tetapi Islam yang peka terhadap keadaan, sadar terhadap kebenaran, berpraktik bukan sekadar berteori saja dan berusaha menciptkan kebersihan lingkungan karena agama Islam adalah agama yang cinta pada kebersihan.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan.
Adi Irawandi,
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151001sampah-hari-raya_20151001_142243.jpg)