resensi buku
Figur Bertopi Dalam Relief Candi
Candi bukan bangunan penuh batu dan patung sebagai karya seni pahat semata.
Lydia Kieven melalui buku ini mengingatkan kita untuk menjaga warisan pencapaian peradaban bangsa yang berisi nilai-nilai kemanusiaan, dari ancaman amnesia kolektif, kebutaan sejarah dan refleksi masa lalu, kerusakan akibat manusia maupun alam, serta faktor-faktor lain.
Seperti dikatakan Kieven, ”Presentasi keahlian saya sebagai orang asing itu sebenarnya memberikan kontribusi dan memperkuat pengetahuan, kebanggaan, dan rasa hormat dari orang Jawa mengenai warisan budaya mereka yang kaya.”
Oleh karena itu, buku ini layak menjadi dasar pemikiran, budaya Panji mesti ditempatkan pada tataran ”ART” sebagai sebuah tawaran nilai peradaban. Ia merupakan sebuah dokumen budaya yang berguna untuk lebih memahami Indonesia, yang termunculkan melalui disiplin-disiplin antropologi, ideologi, dan ikonografi.
Dengan cara ungkapnya yang unik dan atraktif, budaya Panji sesungguhnya mampu memikat penikmatnya dan menggambarkan tentang kepemilikan budaya sebagai alat yang menjamin apresiannya bisa ”memasuki” bangsa.
Purnawan Andra, Staf Direktorat Sejarah Nilai Budaya, Kemdikbud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150817figur-bertopi-dalam-relief-candi_20150817_100800.jpg)