Senin, 20 April 2026

Butuh Berjam-jam Menggotong Jenazah Pria Berbobot 412 Kg Ini

Carl Thompson, pria paling gemuk di Inggris yang berat badannya mencapai 412 kg meninggal dunia pada usia 33 tahun.

Editor: Lucky Oktaviano
Daily Mail
Carl Thompson dengan berat 412 kg semasa hidup. 

WARTA KOTA, LONDON -- Semua orang tahu bahwa berat badan berlebih atau obesitas berisiko tinggi terserang berbagai penyakit, seperti diabetes hingga jantung.

Bukan hanya itu, obesitas juga berisiko kematian.

Itulah yang terjadi terhadap Carl Thompson, pria paling gemuk di Inggris yang berat badannya mencapai 412 kg. Ia meninggal dunia pada usia 33 tahun.

Badannya yang terlalu besar dan berat membuat Carl terkurung di rumahnya selama setahun dan bergantung pada bantuan pengasuh untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk memberi makan.

Ini karena Carl semakin sulit bergerak sehingga tak dapat keluar rumah untuk beraktivitas maupun berbelanja.

Bahkan, petugas kesehatan membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengeluarkan jenazahnya dari dalam rumah.

Kebiasaan makan Carl memang terbilang banyak. Asupan sarapannya adalah 4 sosis, 5 telur goreng, roti panggang, sepanci jamur goreng dengan mentega, dan semangkuk sereal dengan susu yang kaya lemak.

Untuk makan siang, Carl biasanya mengonsumsi semangkuk pasta, chips, bacon, pai, pastel daging, sandwich, dan cokelat.

Sementara itu, untuk makan malamnya, akan ada makanan cepat saji khas China dan India seperti piza dengan harga di atas Rp 527.000.

Selain itu, ia juga memiliki kebiasaan makan camilan berupa cokelat dengan porsi harga Rp 200.000 per hari.

Sebenarnya, kenaikan berat badan Carl dihubungkan dengan kematian ibunya.

Ketika sang ibu meninggal karena tumor otak pada tahun 2012, ia melampiaskan kesedihannya pada pola makan yang tidak sehat dengan porsi yang berlebih.

Berat badannya pun menjadi dua kali lipat dari sekitar 200 kg, naik sekitar 412 kg. Ini membuat dirinya tidak dapat bekerja.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia tercatat beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit dengan sejumlah keluhan penyakit, termasuk septicemia.

Carl juga tercatat pernah menolak menjalani operasi lambung yang dianggap berbahaya.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved