Minggu, 3 Mei 2026

Siswi SMK Ini Terjaring Razia Saat Tawuran

Cuma dia satu-satunya perempuan yang berani ikut tawuran, sehingga dijadikan mata-mata,

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |

Menurut Tri, siswa perempuan yang mereka amankan yakni RD memiliki peran strategis dalam tawuran selain membawa tas berisi senjata tajam.

RD, kata Tri, berperan sebagai mata-mata pihak lawan.

"Luar biasa peran RD ini. Dia berperan sebagai mata-mata ke pihak lawan selain membawa tas berisi senjata tajam. Cuma dia satu-satunya perempuan yang berani ikut tawuran, sehingga dijadikan mata-mata," kata Tri.

Selain ikut mengamankan pelajar perempuan, kata Tri, ada seorang pelajar berinisial FK (16) dari SMK Fajar yang memiliki tato dibagian punggung.

Menurut Tri dari 55 siswa ini ada lima siswa yang akhirnya mengakui sebagai pemilik senjata tajam.

Mereka adalah siswa dari SMK Baskara yakni YK (16), FN (16), HK (17), dan DKN (16), serta TN (16). Semuanya merupakan siswa kelas I dan Kelas II SMK.

Tri mengatakan pihaknya akan memanggil orangtua dan guru ke 55 siswa ini sebelum nantinya diberikan pembinaan dan dipulangkan.

Menurut Tri, dihadapan orangtua dan guru mereka harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Karenanya jika ke depan mereka kembali di dapati tawuran, maka proses hukum akan dilakukan.

"Hal ini harus menjadi tanggungjawab kita semua. Orangtua dan guru serta Dinas Pendidikan harus mencaro solusinya agar tawuran pelajar tidak terjadi lagi," kata Tri.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved