Sabtu, 18 April 2026

Tanggul Kali Laya Jebol, Enam Rumah Warga Depok Terendam

Seperti sudah diprediksi, tanggul Kali Laya di Cimanggis, Depok akhirnya jebol sepanjang tiga meter. Air merendam enam rumah warga.

Penulis: Budi Sam Law Malau |

WARTA KOTA, DEPOK-Seperti yang sudah diprediksi, tanggul Kali Laya di Cimanggis, Depok akhirnya jebol sepanjang 3 meter, Jumat (23/1/2015) pagi sekira pukul 09.00. Jebolnya tanggul akibat hujan deras yang mengguyur Kota Depok sejak Jumat dinihari hingga Jumat pagi.

Akibat hal ini sedikitnya enam rumah warga di Perumahan Bukit Cengkeh di RT 11, RW 2, Palsigunung, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok terendam banjir sekitar 1 meter lebih.
Yuliana (40) salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir mengatakan, tanggul jebol sekira pukul 09.00.
Ia mengaku tak sempat mengamankan beberapa barang elektronik dan barang berharga lainnya, saat rumahnya digenang banjir.

"Waktu tanggul jebol, air langsung masuk semuanya ke rumah. Beberapa barang kami terutama barang elektronik ada yang kena air, spt kulkas, tv dan radio," katanya di lokasi jebolnya tanggul.

Menurut Yuliana rumahnya berada tepat di bawah aliran sungai dan hanya dihalangi tanggul.

"Saya dan tiga anak saya sedang di dalam rumah. Tiba-tiba air masuk besar sekali. Semua rumah saya basah. Saya kaget dan langsung ke luar rumah kemudian teriak minta tolong," katanya. Menurutnya ketinggian air di dalam rumahnya sempat mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

"Beruntung tiga anak saya semua selamat," ujar Yuliana.

Yuliana mengaku sudah tiga tahun menempati rumahnya. Tanggul sungai Kali Laya melintasi wilayah perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2, Cimanggis Country, dan perumahan Taman Duta.

Menurut catatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok ada enam titik tanggul yang rawan jebol jika hujan turun dengan intensitas tinggi turun. Dua dari enam titik tersebut bahkan pernah jebol pada awal 2014, lalu.

"Tanggul yang ini baru sekarang jebolnya. Bukan ditanggul yang rawan dan pernah jebol," kata Yuliana.

Ketua RW 2 Joko Warinyo mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah kota. Ia masih mendata berapa banyak rumah yang digenangi air termasuk kerugian yang diderit warganya.

"Sekarang minimal ada 6 rumah yang tergenang banjir atau terkena dampak dari jebolnya tanggul ini. Kerugian diperkirakan puluhan juta. Ibu Yuliana sementara akan tinggal dengan saudaranya," ujar Joko.

Dari pantauan di lokasi, Jumat sore, puluhan petugas Satgas Banjir Dinas Bimasda Depok, dibantu TNI dan Polri langsung menutup tanggul yang jebol dengan material seadanya berupa batu dan karung pasir. Air masih menerobos tanggul meskipun tak sebesar saat sebelum diturap.

"Tanggul yang jebol sementara ditutup dengan bronjong dari kayu dan batu. Saya berharap pemkot segera membenahinya," kata Joko.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved