Fasilitas Umum

Jalan Arteri Tol Kunciran-Bandara Diusulkan

Pemkot Tangerang usul kepada Direktorat Bina Teknik di Kantor Kementrian PU untuk membuat jalan arteri di sepanjang ruas jalan tol itu.

WARTA KOTA, TANGERANG - Seiring berjalannya proses pembebasan lahan tol Kunciran-Bandara, Pemkot Tangerang mengajukan usul kepada Direktorat Bina Teknik di Kantor Kementrian Pekerjaan Umum untuk membuat jalan arteri, atau frontage di sepanjang ruas jalan tol tersebut.

Walikota Tangerang, Arief Wismansyah dalam rilisnya pada Kamis (15/1/2015) mengatakan bahwa pembangunan jalan arteri di sepanjang ruas tol yang akan dibangun sepanjang kurang lebih 12 kilometer itu bertujuan untuk membangkitkan potensi ekonomi di kawasan yang dilalui jalan tol tersebut.

Arief menyampaikan hal tersebut saat mengadakan rapat dengan Direktorat Bina Teknik di Kantor Kementrian Pekerjaan Umum, Jakarta pada Kamis pagi. "Jangan sampai malah pembangunan tol mematikan roda bisnis dan perekonomian masyarakat," kata Arief.

Selain itu, kata Arief, pembangunan jalan arteri juga diyakini bisa turut menanggulangi kemacetan akut di Kota Tangerang, khususnya di beberapa ruas jalan kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

"Jalan arteri itu nantinya akan ada masing-masing dua lajur di sisi kanan dan kiri jalan tol. Lebar jalannya 7 meter. Pembangunan jalan arteri ini jelas perlu pembebasan lahan lagi, kurang lebih sebesar 24,2 hektar," kata Arief.

Sementara itu, sampai saat ini proses pembebasan lahan untuk tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta sendiri baru mencapai 20 persen. Diperkirakan pihak PT Jasa Marga, tol akan beroperasi pada tahun 2017, mundur dua tahun dari target awal tahun 2015 ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved