Perampasan Motor di Kota Bekas
Perampas Motor Ganti Cat Hasil Curian untuk Hilangkan Jejak
Kami cat motor curian itu sesuai permintaan pembeli
Penulis: |
WARTA KOTA, BEKASI - Komplotan perampas sepeda motor yang ditembak aparat Polsekta Pondokgede segera menghilangkan jejak hasil kejahatan mereka dengan mengecat ulang sepeda motor rampasan.
"Kami cat motor curian itu sesuai permintaan pembeli," ungkap tersangka Egi Fajar bin Aja Lesmana (23), Kamis (21/8).
Warga Kranggan Wetan RT2/8 Jatirangga, Jatisampurna itu ditembak aparat di betis kirinya. Sementara rekannya, tersangka Abdul Manaf bin Sukarna (19) ditembak di bagian betis kanannya.
Menurut Egi, dia biasa menjual sepeda motor hasil curian itu ke beberapa pembeli dengan harga antara Rp2 juta-Rp3 juta. "Hasilnya dibagi rata, kalau jalannya berdua ya dibagi dua," imbuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Pondokgede, Iptu Untung Riswaji menyatakan, komplotan ini bukan hanya mengganti warna cat sepeda motor hasil kejahatannya. Namun juga mengganti plant nomor kendaraannya
"Seperti sepeda motor Honda Scoppy ini, aslinya warna putih, tapi langsung dicat hitam. Setelah dicek nomor rangkanya, sepeda motor itu atasnama Eka Putri warga Jakarta Pusat. Dia korban perampasan di BKT," terangnya.
Untung mengatakan bahwa tim buser masih mendapatkan delapan sepeda motor hasil kejahatan komplotan itu yang belum sempat dijual. "Sepeda motor itu dititipkan di tempat keluarganya," kata Iptu Untung.
Delapan sepeda motor itu diantaranya Honda Vario Techno putih biru, Honda Beat putih hijau, Honda Scoopy S hitam merah, Honda Scoopy hitam merah, Yamaha Mio J putih hitam, Yamaha Mio hitam, Yamaha Xeon putih hitam, dan Suzuki Satria F150 hitam.