Kamis, 7 Mei 2026

Wow, Jeruk Nipis Usir Musuh Besar Patung Pancoran

Ketika Iwan Fals merilis lagu "Sore Tugu Pancoran" pada 1985, patung di puncak tugu yang ia nyanyikan belum pernah dimandikan.

Tayang:

"Kita tidak melakukan tiga tahap itu pada semua bagian. Kita lihat secara teliti dulu. Kalau ada bagian yang cukup dibersihan kering dan basah, kita tidak pakai jeruk nipis. Kalau cukup pakai jeruk nipis, kita juga tidak pakai alkali gliserol sesudahnya," urai Sadirin.

Pembersihan dengan alkali gliserol dilakukan bila kotoran atau karat belum hilang dengan jeruk nipis. Alkali gliserol dioleskan pada obyek dan didiamkan hingga berubah biru, tanda bahwa senyawa itu bereaksi dengan kotoran dan karat.

"Ini tidak boleh lama-lama. Begitu bereaksi harus segera dibersihkan," kata Sadirin.

Langkah terakhir dalam pembersihan patung seberat itu adalah "memandikan" patung dengan air murni (aquades). Gunanya untuk mengembalikan kembali keasaman (pH). Kemudian, patung akan dibasuh lagi dengan alkohol teknis.

Beres dengan Patung Pancoran, balai akan memandikan Patung Diponegoro di Monumen Nasional. Patung Dirgantara dibersihkan antara 11-19 Agustus 2014, sementara Patung Diponegoro pada 17 September-2 Oktober. Total biaya yang dihabiskan untuk dua patung itu adalah Rp 566 juta.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved