Senin, 8 Juni 2026

Selama Dijadikan PSK, ABG Ini Sempat Ditemui Ibunya Dua Kali

Su (15) yang dipekerjakan dalam bisnis prostitusi di dua tempat hiburan malam di Jakarta, berhasil melarikan diri.

Tayang:
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Lucky Oktaviano

WARTA KOTA, JAKARTA - Su (15), gadis remaja asal Indramayu, Jawa Barat, yang dipekerjakan dalam bisnis prostitusi di dua tempat hiburan malam di Jakarta, berhasil melarikan diri.

Ia kemudian melapor ke Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (13/6/2014).

Dalam pengakuannya, Su mengatakan, selama tiga bulan di Jakarta, ia dipekerjakan untuk melayani tamu di dua tempat hiburan malam, Hotel Travel, Mangga Besar, Jakarta Barat, dan Grand LA Bar and Massage di Jakarta Pusat.

Namun, selama di Jakarta, ia juga mengaku, telah dua kali ditemui ibunya.

Tapi sang ibu tidak berani melaporkan ke pihak kepolisian, karena adanya ancaman dari pihak yang menjual Su kepada tamu.

"Pertama saya dipekerjakan di Hotel Travel. Saya diberi pin bernomor 713, sebagai identitas. Saya juga dikasih Rp 3 juta sama orang bernama Abun, buat ngelayanin tamu. Sehari tiga sampai empat tamu, tipnya Rp 100.000 sekali melayani," kata Su saat ditemui di Kantor Komnas PA, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat.

Selama di hotel Travel itu, ia sehari-hari menginap di sebuah ruko di Kawasan Mangga Besar. Di ruko itu, ia tinggal bersama puluhan PSK yang usianya lebih dewasa darinya.

"Cuma saya yang masih anak-anak," kata Su.

Namun, Su mengaku, selama bekerja di hotel tersebut, ia sempat dua kali didatangi ibunya. Saat itu, ibunya hendak mengajaknya pulang. Namun, ada ancaman terhadap dirinya.

"Kami dilarang dan diancam jika kami kabur. Makanya, kami nggak berani. Saya tetap kerja di sana," katanya.

Namun, ketika dikunjungi ibunya, Su mengaku memberikan uang Rp 2,4 juta. Uang tersebut digunakan untuk membayar utang ibunya di sebuah warung di tempat tinggalnya di Indramayu.

"Tapi saya kasih ibu, uangnya boleh ngutang sama Abun. Ya terpaksa saya juga cari uang lagi buat bayar utang saya sama Abun," katanya.

Namun, naasnya, setelah utangnya tersebut lunas, Su justru dijual kembali oleh Abun.

Ia dijual oleh Abun kepada orang bernama Toto yang menjalankan bisnis prostitusi di Grand LA Bar and Massage.

"Tapi di bar itu, baru kerja seminggu, saya ketemu sama sesesorang, dari LSM, dan saya dibawa ke luar bar, lalu melapor ke sini," kata Su.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved