Nama Stasiun Klender Baru Seharusnya Pondok Kopi
Kereta api commuter line Jabodetabek jurusan Bekasi-Jakarta Kota, atau sebaliknya, setiap hari dipastikan berhenti di Stasiun Klender Baru.
Bekasi, Wartakotalive.com
Kereta api commuter line Jabodetabek jurusan Bekasi-Jakarta Kota, atau sebaliknya, setiap hari dipastikan berhenti di Stasiun Klender Baru. Letak stasiun itu setelah Stasiun Cakung dari arah Bekasi atau setelah Stasiun Buaran dari arah Jakarta Kota.
Nama Stasiun Klender Baru tidak cocok dengan nama asli daerah tempat stasiun itu berada, yaitu Pondok Kopi. Penduduk Betawi asli dan Bekasi asli yang ada di sekitar Kampung Pondok Kopi, Malaka, Cibening, dan Bintara sudah akrab menyebut daerah itu Pondok Kopi.
Apabila nama Stasiun Klender Baru dikembalikan kepada nama asalnya menjadi Stasiun Pondok Kopi, banyak hal positif yang didapat. Paling tidak, para pengguna KA commuter line (CL) yang hendak menuju ke kompleks rumah susun Perumnas Pondok Kopi, Pusat Industri Kecil Penggilingan, Perumahan Pondok Kopi, Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, TPU Pondok Kelapa, daerah Cibening Bintara, dan bahkan penumpang yang ingin ke Kantor Wali Kota Jakarta Timur tidak salah turun di Stasiun Klender, yang berada setelah Stasiun Jatinegara.
Selain itu, sampai sekarang para pengguna KA CL Bekasi-Jakarta Kota atau sebaliknya selalu menyebut Stasiun Pondok Kopi bila turun di Stasiun Klender Baru. Begitu juga bus metromini nomor 506 jurusan Kampung Melayu-Pondok Kopi berakhir di Pondok Kopi, persis di depan stasiun tersebut. Kiranya manajemen PT Kereta Api Indonesia Commuter Line Jabodetabek dapat mempertimbangkan pergantian nama Stasiun Klender Baru menjadi Pondok Kopi sesuai nama daerah tempat stasiun itu berada.
RACHMAT SHARIF
Kompleks Antara I, Bekasi Barat, Kota Bekasi,
Jawa Barat
Sumber: Kompas Cetak