Penipuan dengan Modus Menyenggol Sepeda Motor
Hari Sabtu, 10 November 2012 sekitar pukul 17.00, saya dan kenek baru pulang mengambil barang di daerah Manggarai, Jakarta Selatan, menggunakan mobil boks.
Cengkareng, Wartakotalive.com
Hari Sabtu, 10 November 2012 sekitar pukul 17.00, saya dan kenek baru pulang mengambil barang di daerah Manggarai, Jakarta Selatan, menggunakan mobil boks. Tiba-tiba mobil kami diberhentikan di Jalan Dr Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan. Pengendara sepeda motor Yamaha Vega tanpa basa-basi langsung marah-marah dan memaki saya.
Menurut pengakuan dia, saya telah menyenggol sepeda motor yang dikendarainya hingga terjatuh di sekitar terowongan Manggarai. Karena saya tidak merasa menyenggol, akhirnya terjadi perdebatan. Ia tidak pernah melepaskan helm, bahkan mengaku sebagai anggota.
Postur tubuhnya yang tinggi besar membuat saya dan kenek ketakutan. Ia meminta surat kendaraan dan ponsel saya sebagai jaminan, dan menuntut saya memperbaiki kerusakan. Ia mengajak saya mencari bengkel terdekat, sedangkan kenek saya disuruh menunggu di mobil.
Saya diajak berkeliling mencari bengkel, tetapi tidak ketemu. Akhirnya saya diajak ke tempat teman-temannya berkumpul. Saya tidak tahu nama tempat yang agak kumuh seperti warung remang-remang itu. Di sini saya diinterogasi sambil diancam akan digebuki apabila tidak mengganti, dan meminta biaya penggantian Rp 1,2 juta. Akhirnya atasan saya bernegosiasi lewat ponsel saya, lalu mentransfer uang Rp 700.000 ke rekening BCA atas nama Josep Lodongahu dengan nomor rekening 3423135308.
Kemudian, saya disuruh pulang dengan berjalan kaki. Kejadian ini sudah saya laporkan kepada yang berwajib. Saat melapor, saya diberi tahu bahwa di daerah tersebut sering terjadi kasus serupa. Karena itu, saya mengimbau pengendara lain berhati-hati jika melintasi terowongan Manggarai sampai Jalan Dr Soepomo, Jakarta Selatan.
BACHRUNSYAH
Kapuk Pulo RT 009 RW 010, Cengkareng,
Jakarta Barat