TKW Diperkosa 3 Polisi Malaysia
Cerita pilu tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia kembali terjadi. Seorang TKI perempuan mengaku diperkosa oleh 3 anggota Kepolisian Diraja Malaysia, Jumat (9/11). Lebih tragis lagi, pemerkosaan dilakukan di kantor polisi di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia.
Palmerah, Wartakotalive.com
Cerita pilu tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia kembali terjadi. Seorang TKI perempuan mengaku diperkosa oleh 3 anggota Kepolisian Diraja Malaysia, Jumat (9/11). Lebih tragis lagi, pemerkosaan dilakukan di kantor polisi di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia.
Berita pemerkosaan itu dengan cepat menyebar dan membuat heboh. Apalagi setelah korban SM (25) menuturkan apa yang dialaminya dalam konferensi pers di kantor pengaduan Partai Politik MCA (Malaysian Chinese Association), Sabtu (10/11).
TKI wanita atau sering disebut TKW, asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, itu memang mengadukan kasusnya ke MCA Bukit Mertajam. Tiga polisi pemerkosa SM, masing-masing ML (33), SR (21), dan Rad (25) telah ditangkap. Salah satu dari tiga pelaku pemerkosa berpangkat sersan. Kepolisian Diraja Malaysia membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
Masyarakat Malaysia menaruh perhatian cukup besar terhadap kasus ini karena menyangkut kelakuan aparat penegak hukum yang menyalahgunakan wewenangnya. Beberapa media massa di negeri Jiran itu pun memberitakannya secara terus-menerus.
The Malaysian Insider memberitakan, peristiwa ini bermula saat SM naik taksi bersama temannya, sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Di dekat Megamall Shopping Complex di kawasan Prai, teman SM turun. SM dan sopir taksi melanjutkan perjalanan. Namun, taksi itu kemudian dicegat dua orang polisi.
Kepada sopir, polisi itu meminta surat-surat kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM). Melihat ada wanita di bangku penumpang, polisi itu kemudian meminta kartu identitasnya. "Mereka meminta saya menunjukkan kartu identitas. Tapi saat itu saya hanya membawa foto copy paspor. Lalu polisi itu meminta saya ikut ke kantor polisi," kata SM saat jumpa pers, seperti dikutip New Straits Times (NST), Sabtu.
Bukan hanya SM yang digelandang ke kantor polisi Bukit Mertajam, Penang, tetapi sopir taksi yang ditumpangi SM juga dibawa ke sana. Namun setelah beberapa saat, polisi melepaskan sopir taksi tersebut.
Ketakutan
Menurut pengakuan SM, ia sempat disekap di salah satu ruangan kantor polisi. Kemudian ia digiring ke ruangan lainnya. Di sanalah ia dipaksa melayani hubungan intim dengan polisi bejat tersebut. Bukan hanya dua polisi yang mencegatnya di jalan, namun ada pula satu polisi lainnya yang berada di kantor nimbrung. Alhasil, SM digilir tiga polisi yang usianya masih relatif muda.
Perempuan yang sehari-hari bekerja di sebuah kedai makan itu tidak kuasa melawan. "Saya ketakutan, tapi saya tidak punya pilihan lain selain melayani tiga polisi itu," ujar SM.
Setelah peristiwa itu, sekitar pukul 14.00 waktu setempat, dua polisi membawa SM ke Taman Impian di Alma dan melepaskannya di sana. SM sempat kebingungan. Sekitar satu jam kemudian, ia akhirnya melapor ke kantor polisi.
Mendapat laporan itu, petugas kepolisian kemudian mengantar korban ke RS Seberang Jaya untuk menjalani pemeriksaan medis.
Kepala Kepolisian setempat, Datuk Abdul Rahim Hanafi, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi terhadap kasus ini. "Kami memastikan polisi yang bersangkutan tidak akan dilindungi jika dugaan (pemerkosaan) itu benar." katanya.
Ketiga polisi yang diduga memperkosa SM itu telah ditangkap Jumat malam lalu dan dibawa ke Pengadilan Bukit Mertajam Sabtu pagi. Ketiganya diskors selama 7 hari mulai 10 November 2012 untuk menjalani periksaan.