Maruf Amin Siap Lepas Jabatan Ketua Umum MUI Setelah Dilantik Jadi Wakil Presiden
WAKIL Presiden terpilih Maruf Amin siap menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah dilantik.
WAKIL Presiden terpilih Maruf Amin siap menanggalkan jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah dilantik.
Hal itu disampaikan Maruf Amin saat hadir dalam rapat penting MUI, di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019).
"Kalau yang tidak boleh itu kan rangkap jabatan. Kalau saya dilantik, baru merangkap," kata Maruf Amin.
• Ini Jejak Radikal Terduga Teroris yang Diringkus di Bekasi, Ternyata Orang Dekat Noordin M Top
"Kalau sekarang kan belum, Wakil Presidennya masih Pak JK," sambungnya.
Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019.
Maruf Amin memastikan, setelah pelantikan, ia akan menanggalkan seluruh jabatannya di MUI.
• Agus Rahardjo Tahu Diri, Saut Situmorang Dorong Basaria Panjaitan Maju Lagi Pimpin KPK
"Kalau saya sudah jadi wakil presiden, saya harus mundur," tegas Maruf Amin.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.
Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019) sore.
• Tiga Kader Partai Demokrat Ini Diprediksi Berpeluang Jadi Menteri Jokowi
Berikut ini pidato lengkap Jokowi di KPU:
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Selamat sore
Salam sejatera
Shalom
Om swastiastu