May Day 2019
Deretan Fakta Massa Berbaju Hitam Perusuh Saat May Day 2019, Logonya Memiliki Arti Internasional
Deretan Fakta Massa Berbaju Hitam Perusuh Saat May Day 2019, Logonya Memiliki Arti Internasional. Simak selengkapnya.
SEKELOMPOK massa berbaju hitam membuat kericuhan saat peringatan hari buruh atau May Day 2019 pada Rabu (1/5/2019).
Kelompok tersebut menyelinap di antara serikat buruh yang tengah memperingati Hari Buruh secara tertib.
Berikut 10 fakta ricuh masssa berbaju hitam di Hari Buruh.
1. Kerusuhan di Hari Buruh
• Real Count KPU: Jokowi Kalah di Bengkulu, Bukti Quick Count Bisa Salah, Ini Penjelasan Lengkap Ahli
• LIVE STREAMING Garuda Select vs Arsenal U-16,Kick Off Pukul 19.00 WIB, Bukan Hanya Cari Menang
• Dari Enam yang Diusulkan, Anies Baswedan Pilih Dua Masjid Ini untuk Safari Ramadan Gubernur DKI
Peringatan Hari Buruh atau May Day di Bandung ternodai oleh aksi vandalisme yang dilakukan oleh massa berbaju hitam, Rabu (1/5/2019).
Massa berbaju hitam tersebut terlibat kericuhan di sekitar Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Dipatiukur.
Massa berbaju hitam itu berjalan kaki menuju kawasan Gedung Sate.
Mereka mencorat-coret fasilitas umum di sejumlah titik dan membuat kegaduhan
2. Jumlah Anggota

• Kapolri Kejar Pembuat Hoaks Polri Siap Tembak Mati Perusuh NKRI Sekalipun Cucu Nabi
• Puasa untuk Kesehatan Makin Populer, dari Zaman Pythagoras hingga Kini Metode Intermiten
• Update Terbaru Real Count Pilpres 2019, Jokowi-Maruf Kalah di Bengkulu, Hasil Quick Count Keliru?
Diketahui dari data sementara, massa berbaju hitam tersebut berjumlah 619 orang, yang terdiri dari 605 pria dan 14 wanita.
Dari 619 massa berbaju hitam, 293 orang di antaranya berusia di bawah umur.
Mayoritas anggota massa berbaju hitam adalah warga Bandung Raya.
3. Nama Masssa Berbaju Hitam

• VIDEO: Wakil Wali Kota Bekasi Harap Berita Warta Kota Makin Cepat Tepat dan Akurat
• Pengakuan Peretas Situs KPU Sebut Bisa Melihat DPT, Putra Aji Adhari: Jumlah DPT Bisa Ditambah
• Tanggapan Maia Estianty Soal Isu Hamil dengan Irwan Mussry, Suaminya: Nggak, Pabrik Sudah Tutup
Melansir dari Kompas.com, kepala Bidan Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan massa berbaju hitam itu mengatasnamakan Anarko atau kelompok berbaju hitam.
Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan beberapa mengenakan penutup muka.