Pilpres 2019
Seandainya Kalah dari Jokowi, Prabowo Subianto Diprediksi Bakal Maju Lagi di Pilpres 2024
DIREKTUR Eksekutif Indo Barometer M Qodari memprediksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan kembali maju di Pilpres 2024.
DIREKTUR Eksekutif Indo Barometer M Qodari memprediksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan kembali maju di Pilpres 2024.
"Pak Prabowo akan maju (capres) di 2024 lagi jika dia menang di 2019. Bahkan jika dia kalah pun di 2019, saya prediksi Pak Prabowo akan kembali mencalonkan lagi," kata Qodari di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2019).
Qodari menyebut sosok Prabowo Subianto sebagai sosok yang memiliki elektabilitas stabil dan cenderung meningkat.
• Heboh Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Jokowi: Polisi Harus Tegas!
• Kader Demokrat Teriak Ancam Keluar dari Koalisi Prabowo-Sandi Saat Debat Pilpres, Ini Penyebabnya
• Mengajarkan Demokrasi Dalam Keluarga, Ashanty Siddik Tak Persoalkan Perbedaan Pilihan di Pilpres
• Polisi Dalami Penangkapan Beberapa Kurir Sebuah Perusahaan Bawa Uang Total Rp90 Miliar
"Bahkan, bukan tak mungkin di 2024 nanti elektabilitas Prabowo menjadi yang terbaik," ujarnya.
Selain Prabowo Subianto, Qodari menyebut nama Fadli Zon dan Sandiaga Uno sebagai sosok potensial dari Partai Gerindra yang bisa maju sebagai capres di 2024.
"Walaupun Sandi mundur dari Gerindra, tapi dia bisa dibilang sebagai 'pemain pinjaman' atau proses pencalonan koalisi," ulasnya.
• Pengemis Wanita Meninggal dengan Genggam Uang Tabungan Rp 15 Milyar
• Gatot Nurmantyo Akhirnya Tunjukkan Warna Politiknya. Ia Pastikan Mendukung Pasangan Prabowo-Sandi
• Mantan Karyawan IT Retas Server Indomaret untuk Beli Voucher Game Online, Kerugian Rp 2,5 Miliar
• Luhut Panjaitan Kaitkan Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia dengan Kasus Penganiayaan Siswi SMP
Prabowo Subianto pernah mengalami dua kali kekalahan saat maju dalam kontestasi Pilpres, yakni saat menjadi cawapres pendamping Megawati Sukarnoputri pada Pilpres 2009, dan saat menjadi capres didampingi Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.
Sebelumnya, Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei terbaru elektabilitas pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2019.
Hasilnya, Indo Barometer memprediksi pasangan Jokowi-Maruf Amin akan memenangkan kontestasi lima tahunan tersebut.
• Politikus PDIP Masinton Pasaribu Ungkap Kejanggalan Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Kemenangan itu terlihat dari selisih elektabilitas dan prediksi rentang suara pasangan Jokowi-Maruf Amin yang lebih unggul daripada pasangan Prabowo-Sandi, dengan asumsi golput merata dari kedua belah pihak.
"Dukungan terhadap Jokowi-Maruf sebesar 59,9 persen suara, dan Prabowo-Sandi memperoleh sebesar 40,1 persen suara. Selisih elektabilitas antara paslon nomor urut 01 dan 02 tersebut adalah sebesar 19,8 persen suara," papar Qodari.
Indo Barometer juga memprediksi rentang suara dari masing-masing pasangan dengan menghitung margin of error kurang lebih 2,83 persen.
• Ikan Bertuliskan Jokowi dan Prabowo Ini Dibanderol Seharga Motor, Para Tim Sukses Silakan Merapat
"Diprediksi rentang perolehan suara untuk masing-masing paslon pada tanggal 17 April 2019, yaitu Jokowi-Maruf mendapatkan suara sebesar antara 57,07 sampai dengan 62,73 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi memperoleh rentang dukungan suara sebesar antara 37,27 sampai dengan 42,93 persen," paparnya.
Data survei hasil proyeksi selama tiga bulan terakhir pada Bulan Februari-April 2019, yakni survei pada tanggal 16-21 Februari 2019, 15-21 Maret 2019, dan 1-7 April 2019, menunjukkan tren keunggulan paslon 01.