Pilpres 2019

Hasto Kristiyanto: Meretas Running Text Puskesmas Tindakan Biadab, Pasti Penyebabnya karena Survei

Ia menilai, tindakan untuk kepentingan dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, tak punya rasa kemanusiaan.

Hasto Kristiyanto: Meretas Running Text Puskesmas Tindakan Biadab, Pasti Penyebabnya karena Survei
TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019) 

HASTO Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, menanggapi aksi meretas running text Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas).

Ia menilai, tindakan untuk kepentingan dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, tak punya rasa kemanusiaan.

Sebab, menurut Hasto Kristiyanto, Puskesmas adalah fasilitas layanan kemasyarakatan.

Ahmad Syaikhu: Kalau Ditolak Semuanya, Sama Aja Tidak Ingin Ada Wakil Gubernur di DKI Jakarta

"Mereka yang meretas puskesmas itu tidak punya rasa kemanusiaan. Yang seharusnya dipakai untuk melayani pasien yang sakit, mereka pun tega-teganya meretas itu. Tindakan biadab," tegas Hasto Kristiyanto, di sela Safari Kebangsaan X di Blangpidie, Aceh Barat Daya, Kamis (7/3/2019).

Sekjen PDI Perjuangan ini pun bisa memastikan bahwa model kampanye lewat bajak-membajak dan fitnah-memfitnah, bukan model kampanye Jokowi-Maruf Amin.

Meretas running text Puskesmas, katanya, menunjukkan politik yang menghalalkan segala cara.

Sebut Andi Arief Cuma Korban, Fadli Zon Salahkan Pemerintah karena Gagal Berantas Narkoba

"Penyebabnya pasti karena survei selalu mengunggulkan Jokowi-Maruf Amin, sehingga muncul berbagai kegiatan sampai meretas," tutur Hasto Kristiyanto.

Soal survei, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru mereka, terkait elektabilitas capres-cawapres, satu bulan menjelang Pilpres 2019.

Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan, elektabilitas kandidat nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin masih unggul dibandingkan kandidat nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Nasib Dua Cawagub DKI di Tangan 71 Anggota DPRD, Bisa Terpilih Atau Malah Sebaliknya

Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Jokowi-Maruf Amin sebesar 58,7 persen, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 30,9 persen, suara tidak sah 0,5 persen, dan belum menentukan pilihan 9,9 persen.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved