Andi Arief Ditangkap

Fahri Hamzah Bilang Petahana Bisa Kalah Gara-gara Kasus Andi Arief, Kok Bisa?

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah ikut menanggapi kasus narkoba yang menjerat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief.

Fahri Hamzah Bilang Petahana Bisa Kalah Gara-gara Kasus Andi Arief, Kok Bisa?
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah ikut menanggapi kasus narkoba yang menjerat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief.

Dia menilai, kasus Andi Arief justru bisa menjadi bumerang bagi pemerintah atau petahana.

Hal itu karena Fahri Hamzah berpandangan Andi Arief adalah kritikus pemerintah.

Sebut Jokowi Pemimpin yang Patut Dicontoh, Luhut Panjaitan: Masih Humble, Bajunya Enggak Berubah

Oleh sebab itu, menurut Fahri Hamzah, apa yang terjadi kepada Andi Arief saat ini merugikan petahana (Jokowi).

"Suka atau tidak ya, pemerintah rusak namanya gara-gara kasus Andi Arief ini, suka atau tidak," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

"Sebab, apa pun Andi Arief adalah kritikus pemerintah. Itu yang saya bilang ya, apa yang dilakukan ini merugikan incumbent loh, bisa kalah incumbent gara-gara ini, karena itu dilihatnya begitu sama orang," sambungnya.

Tak Cuma Bangun Infrastruktur Darat dan Laut, Maruf Amin Bilang Jokowi Juga Bikin Tol Langit

Selain itu, Fahri Hamzah mengaku khawatir dengan apa yang pernah disebut oleh Prabowo Subianto, jangan sampai ada operasi intelijen untuk menegakkan hukum.

"Nanti malah kacau ini. Sayang nanti jadinya. Karena itu menciptakan kerugian kepada pemerintah, pemerintah rugi loh," ulasnya.

Sebelumnya, Fadli Zon, anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, ikut menanggapi penangkapan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief karena kasus narkoba.

Buya Syafii Maarif: Banyak Politikus Rabun Ayam, Masa Tuhan Diajak Pemilu?

Menurutnya, dalam empat tahun terakhir, penggunaan narkoba di Indonesia meningkat tajam.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved