Tiket Konser Tulus Ludes dalam 3 Jam dan Promotor Tambah Sebanyak 250 Tiket

Sebanyak 4.500 tiket yang dijual beragam, dengan harga mulai Rp 350 ribu hingga Rp 1,5 juta, dinyatakan telah habis.

Tiket Konser Tulus Ludes dalam 3 Jam dan Promotor Tambah Sebanyak 250 Tiket
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Lantaran banyak permintaan, Anas berencana menjual tambahan tiket sebanyak 250 lembar, sebelum konser digelar. 

CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi mengatakan, sebanyak 5.500 tiket Konser Monokrom Tulus telah terjual habis (sold out) hanya dalam waktu tiga jam penjualan.

Lantaran banyak permintaan, Anas berencana menjual tambahan tiket sebanyak 250 lembar sebelum konser ke 8 (delapan) Tulus itu digelar, Rabu (6/2/2018) malam.

Sebanyak 4.500 tiket yang dijual beragam --mulai Rp 350 ribu hingga Rp 1,5 juta--dan dinyatakan telah habis, sedangkan 1.000 tiket lain disiapkan Anas bersama timnya untuk undangan.

Lantaran banyak permintaan, Anas berencana menjual tambahan tiket sebanyak 250 lembar, sebelum konser digelar.
Lantaran banyak permintaan, Anas berencana menjual tambahan tiket sebanyak 250 lembar, sebelum konser digelar. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Di Konser Monokrom Tulus yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 20 November 2018, tiket pertunjukkan Tulus juga terjual habis hanya dalam hitungan jam.

Anas menyatakan, cepatnya penjualan tiket Konser Monokrom Tulus yang akan digelar di Istora Senayan, kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, itu lantaran konser esok menyajikan pertunjukkan berbeda, hingga sosok Tulus yang memang dicintai banyak penggemar.

"Tulus punya kekuatan fans yang luar biasa," jelas Anas ketika berbincang di Hard Rock Cafe Jakarta, Mal Pacific Place, kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2019) sore.

Apalagi sajian konser tunggal penyanyi bernama panjang Muhammad Tulus ini memang diperlakukan berbeda dengan pertunjukan musik biasanya.

"Orang menonton konser itu kan ingin mendapatkan pengalaman baru. Di Konser Monokrom Tulus ini, pengalaman baru akan tercipta," kata Anas yang akan mementaskan Tulus di panggung berbentuk trapesium.

Di atas panggung itu, Tulus bisa bernyanyi dan berdekatan dengan penontonnya, bahkan bisa melihat yang duduk di atas tribun.

Panggung ini sengaja diminta Tulus dan digarap arsitek Wiyogo Ardiansyah.

"Dari sudut dan tempat duduk manapun, penonton tidak terhalang apapun saat melihat Tulus bernyanyi," kata Anas.

Konser ini juga melibatkan kelompok teater boneka asal Yogyakarta, Pappermoon Puppet Theatre, sebagai teman duet Tulus di konser tersebut.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved