Pilpres 2019

La Nyalla Mattalitti Beberkan Aib, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Hukumnya Dalam Islam

Kini, untuk menebus kesalahannya, La Nyalla Mattalitti mati-matian mendukung dan memulihkan nama baik Jokowi yang telanjur diserang karena isu PKI.

La Nyalla Mattalitti Beberkan Aib, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Hukumnya Dalam Islam
Facebook/Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad saat ceramah di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Ikhlas, Labuh Baru, Pekanbaru, Riau. 

PERNYATAAN La Nyalla Mattalitti yang menyebut telah menyebarkan isu Partai Komunis Indonesia (PKI) kepada Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu menuai kontroversi.

Bukan hanya meminta maaf dan bergabung dengan kubu Jokowi, La Nyalla pun menyebut isu tersebut sengaja dihembuskan kubu Gerindra dengan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto kala itu.

Bersamaan dengan viralnya pengakuan dosa La Nyalla, video rekaman ceramah Ustadz Abdul Somad tentang hukum menceritakan aib pun beredar.

Seperti yang diunggah akun twitter Front Pembela Islam (FPI), @LembagaF; pada Rabu (12/12/2018).

"Ustadz Abdul Somad: boleh menceritakan aib orang dalam 3 kasus, termasuk: untuk menunjukkan kebathilan orang bathil," tulis admin @LembagaF.

La Nyalla Mattalitti Siap Lehernya Dipotong Jika Prabowo Menang di Madura

Ruhut Sitompul Bongkar Kisah AHY Dititipkan ke Presiden Jokowi Karena Isu Karir Militernya Terganjal

Dalam video tersebut, Ustadz Abdul Somad menyebutkan terdapat tiga kasus yang diperbolehkan seseorang menceritakan aib orang lain.

Kasus pertama adalah kesaksian dalam pengadilan.

Sedangkan kasus kedua yang diperbolehkan untuk membeberkan aib orang lain adalah karena menanyakan hukum.

Ustaz Abdul Somad menyebutkan kedua kasus tersebut diperoleh bagi umat muslim untuk menceritakan aib orang lain.

"Pak hakim, sebetulnya saya mau bersaksi, (hakim) 'cerita lah'. 'Tapi saya takut masuk neraka pak hakim'. Boleh menceritakan aib di pengadilan dalam persaksian," jelas Ustadz Abdul Somad.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved