Lion Air Hukum Awak Kabin yang Izinkan Neno Warisman Gunakan Mikrofon Pesawat

Aksi Neno Warisman menggunakan PA di kabin pesawat terjadi tidak lama setelah pesawat terbang dan lampu tanda mengenakan sabuk dipadamkan.

Lion Air Hukum Awak Kabin yang Izinkan Neno Warisman Gunakan Mikrofon Pesawat
facebook @PrabowoSubianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertamu ke rumah Neno Warisman di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018). 

PEGIAT gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman menguasai mikrofon di kabin pesawat alias Public Announcement (PA), pada penerbangan Lion Air dengan rute Pekanbaru-Jakarta, Minggu (28/8/2018) malam.

Menanggapi kejadian tersebut, Lion Air akan memberikan sanksi kepada awak pesawat penerbangan dengan nomor penerbangan JT297 itu, baik kepada pilot maupun awak kabin. Sanksinya berupa grounded atau tidak boleh terbang.

"Lion Air sudah mengenakan sanksi kepada awak pesawat, baik penerbang (pilot) dan awak kabin yang memberikan izin penggunaan peralatan PA, berupa tidak boleh terbang atau grounded," kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Selasa (28/8/2018).

Baca: Puji Pelican Crossing, Jokowi: Bundaran HI Lebih Indah dan Cantik

Sanksi tegas tersebut dikarenakan para awak kabin mengizinkan Neno Warisman menggunakan alat yang seharusnya tidak boleh dikenakan oleh penumpang, sehingga melanggar peraturan perusahaan.

"Persetujuan tersebut merupakan pelanggaran ketentuan pengoperasian pesawat perusahaan dan peraturan perusahaan," ujar Danang.

Aksi Neno Warisman menggunakan PA di kabin pesawat terjadi tidak lama setelah pesawat terbang dan lampu tanda mengenakan sabuk dipadamkan. Neno Warisman meminta izin kepada awak kabin bagian depan untuk menggunakan PA.

Baca: Menteri Kesehatan: Jangan Selfie Sama Unta

"Permintaan itu dikabulkan oleh awak kabin yang bertugas di bagian depan. Penumpang memanfaatkan peralatan PA dimaksud untuk berbicara dan komunikasikan hal-hal yang ingin disampaikan kepada penumpang lainnya," papar Danang.

Pesawat yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau (PKU) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) itu pun membawa membawa 176 penumpang, dua penerbang, dan lima awak kabin yang lepas landas pukul 22.25 WIB dan mendarat pada 23.53 WIB. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved