Ini Kisah Eksekusi Mati Kaisar Rusia Tsar Nicholas II dan Keluarganya

Keempat putri Kaisar, yakni Anastasia, Tatiana, Olga, dan Maria tak langsung tewas. Mereka lalu ditikam dan ditembak kepalanya dari jarak dekat.

Ini Kisah Eksekusi Mati Kaisar Rusia Tsar Nicholas II dan Keluarganya
United States Library of Congress via Kompas.com
FOTO yang diambil pada 1913 atau 1914 ini memperlihatkan Tsar Nicholas II bersama keluarganya. Duduk dari kiri ke kanan Marie, Ratu Alexandra, Tsar Nicholas II, Anastasia, dan Alexei di kaki ayanya. Berdiri di belakang Olga dan Tatiana. 

HARI INI 100 tahun lalu, tepatnya 17 Juli 1918, Rusia'>Kaisar Rusia Tsar Nicholas II dan keluarganya dieksekusi mati oleh kelompok Bolshevik.

Nicholas II mulai memimpin Rusia pada 1 November 1894. Saat itu, rakyat Rusia kurang puas dengan kepemimpinan Nicholas II.

Pada 1904, timbul perang antara Rusia dan Jepang. Akar konflik ini adalah perebutan Kota Port Arthur dan Jazirah Liadong. Efek dari perang tersebut memicu Revolusi Rusia pada 1905.

Baca: Ini Yurovsky dan Medvedev-Kudrin, Pemimpin Eksekutor Kaisar Tsar Nicholas II dan Keluarganya

Untuk meredam revolusi Tsar Nicholas II mengesahkan dewan perwakilan rakyat atau Duma untuk mengubah konstitusi. Tak lama kemudian, Nicholas membubarkan Duma karena dianggap melawan rencana kaisar.

Kondisi ini menjadikan rakyat semakin tidak puas dan mendukung gerakan Bolshevik pimpinan Vladimir Lenin.

Ketika Perang Dunia 1 berkecamuk pada 1914, Nicholas II memimpin negaranya untuk ikut andil dalam perang. Dampak dari perang itu mengakibatkan kelangkaan pangan dan anjloknya moral para tentara karena kekalahan demi kekalahan dari Jerman.

Kondisi semakin kacau dan akhirnya pada Maret 1917, revolusi pecah di Kota Petrograd atau kini disebut Saint Petersburg yang mengakibatkan lengsernya Nicholas II dari kursi kekaisaran.

Lengsernya Nicholas II dari tahtanya sekaligus mengakhiri dominasi Dinasti Romanov yang sudah berkuasa selama 300 tahun.

Setelah lengser dari tahtanya, Nicholas II berusaha mencari suaka ke Inggris, karena Raja Inggris saat itu George V masih merupakan saudara sepupu Nicholas.

Pemerintah Inggris, meski enggan, akhirnya memberikan suaka kepada keluarga Tsar Nicholas pada 19 Maret 1917, meski sempat menyarankan agar keluarga kerajaan Rusia ini pergi ke negara yang netral.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help