Novel Baswedan Diteror

Polisi Belum Dapat Petunjuk Signifikan dari Hotline Pengaduan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Setelah menerima informasi di hotline itu, aparat kepolisian mencoba menelusuri kebenaran.

Polisi Belum Dapat Petunjuk Signifikan dari Hotline Pengaduan Kasus Penyerangan Novel Baswedan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis (kanan) menunjukkan sketsa terduga pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/11/2017). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Polda Metro Jaya sudah membuka hotline, sebagai upaya membantu menangkap terduga penyiram air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Sejak hotline itu dibuka, Polda Metro Jaya belum mendapatkan informasi akurat untuk membantu menangkap terduga pelaku. Hotline lebih banyak dimanfaatkan orang iseng.

"Untuk hotline ada sekitar 400 lebih sudah masuk. Untuk petunjuk signifikan belum ada," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (1/12/2017).

Baca: Novel Baswedan Masih Terima Gaji dari KPK, tapi Tunjangan Tidak

Setelah menerima informasi di hotline itu, aparat kepolisian mencoba menelusuri kebenaran. Namun, pihak penyebar informasi itu tidak mau mengangkat telepon.

Penyidik juga tidak mendapatkan informasi yang diperlukan dari pengirim informasi itu. Sehingga, adanya hotline sampai saat ini dirasa belum maksimal.

"Yang telepon, biasanya setelah kami cek kembali minta konfirmasi, langsung dimatikan. Kalau pas menelepon, kami tanyakan bahwa dia mengecek saja. Setelah ditanyakan info yang didapat, belum ada," tambah Argo. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help