Rabu, 6 Mei 2026

Kericuhan di GBLA

Erick Thohir Buka Suara soal Kericuhan di GBLA Usai Persib vs Ratchaburi, Tunggu Evaluasi AFC

Erick Thohir Buka Suara soal Kericuhan di GBLA Usai Persib vs Ratchaburi, Tunggu Evaluasi dan Sanksi AFC

Tayang:
Penulis: Abdul Majid | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Abdul Majid
ERICK TUNGGU AFC - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir angkat bicara terkait kericuhan yang terjadi seusai laga Persib Bandung vs Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu (18/2/2026). Erick Thohir menegaskan bahwa kejadian serupa harus diantisipasi agar tidak terulang dan menunggu sanksi atau evaluasi dari AFC. 
Ringkasan Berita:
  • Erick Thohir soroti kericuhan usai laga Persib vs Ratchaburi di GBLA, dipicu oknum suporter yang turun ke lapangan.
  • Ia menegaskan insiden harus diantisipasi, namun menunggu evaluasi dan keputusan resmi dari AFC.
  • Persib tersingkir dari AFC Champions League 2 dengan agregat 3-1.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kericuhan yang terjadi seusai laga Persib Bandung melawan Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026), menjadi sorotan nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir pun angkat bicara terkait insiden yang mencoreng pertandingan tersebut.

Kericuhan dipicu oleh ulah oknum suporter yang turun ke lapangan setelah pertandingan berakhir.

Baca juga: Persib Bandung Jadi Pemuncak Klasemen Paruh Musim Super League 2025-2026 setelah Taklukkan Persija

Mereka terlihat mengejar wasit dan merusak sejumlah fasilitas stadion. Insiden ini terjadi setelah Persib memastikan langkahnya terhenti di babak 16 besar AFC Champions League 2.

Menanggapi peristiwa tersebut, Erick Thohir menegaskan bahwa kejadian serupa harus diantisipasi agar tidak terulang.

Namun, ia memilih menunggu evaluasi resmi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelum memberikan komentar lebih jauh.

“Ya, tentu saya menyampaikan bahwa kejadian-kejadian seperti ini perlu diantisipasi. Namun, kita tunggu dulu penilaian dari AFC seperti apa,” ujar Erick di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan, kewenangan terkait sanksi berada di level yang lebih tinggi, sehingga dirinya tidak ingin berspekulasi sebelum keputusan resmi dikeluarkan.

Baca juga: Menang Tipis 1-0 atas Persija Jakarta, Persib Bandung Jadi Juara Paruh Musim Super League 2025-2026

“Tentu ada wilayah yang lebih tinggi lagi, jadi saya tidak ingin berkomentar lebih jauh sebelum sanksinya ditetapkan,” tegasnya.

Secara hasil, Persib tersingkir dengan agregat 3-1 dari Ratchaburi.

Pada leg pertama di Thailand, Maung Bandung kalah 3-0. Sementara di leg kedua di GBLA, tim asuhan Bojan Hodak hanya mampu menang tipis 1-0.

Insiden di GBLA menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan sekadar soal menang dan kalah, tetapi juga tentang sportivitas dan menjaga nama baik klub serta bangsa di kancah internasional.

Evaluasi menyeluruh kini dinantikan, baik oleh suporter maupun pencinta sepak bola Indonesia.

 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved