Berita Jakarta
Kunjungan Mal di Jakarta Merosot 20 Persen Imbas Rupiah Melemah
Ellen Hidayat, mengatakan penurunan jumlah pengunjung terutama terjadi pada hari kerja atau weekdays.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
Ringkasan Berita:
- Kunjungan mal di Jakarta turun 15–20 persen pada hari kerja akibat pelemahan rupiah yang menyentuh Rp17.738 per dolar AS, menurut Plt Ketua FJGS 2026 Ellen Hidayat.
- Penurunan terjadi karena masyarakat mulai menekan pengeluaran konsumtif, meski kunjungan akhir pekan justru meningkat dibanding biasanya.
- Festival Jakarta Great Sale 2026 digelar 10 Juni–22 Juli 2026 dengan target transaksi Rp16 triliun dari 104 pusat perbelanjaan di Jakarta.
Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kunjungan pusat perbelanjaan di Jakarta dilaporkan turun hingga 20 persen akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, rupiah tercatat berada di level RpRp17.738 per dolar AS.
Pelaksana Tugas Ketua Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026, Ellen Hidayat, mengatakan penurunan jumlah pengunjung terutama terjadi pada hari kerja atau weekdays.
Sementara itu, saat akhir pekan, tingkat kunjungan justru mengalami peningkatan dibanding biasanya.
“Memang terjadi penurunan traffic di pusat belanja sebagian besar ya, itu kurang lebih antara 15 sampai 20 persen pada saat weekdays. Saya katakan weekdays. Tapi untuk weekend, itu bisa tinggi sekali ya, lebih tinggi dari biasanya,” kata Ellen dalam konferensi pers FJGS 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurut Ellen, kondisi tersebut menjadi anomali di tengah aktivitas pusat perbelanjaan. Ia menilai banyak pekerja kantoran mulai mengurangi pengeluaran konsumtif di mal akibat tekanan ekonomi dan pelemahan rupiah.
“Mungkin semua karyawan-karyawan juga menahan diri, yang biasanya kalau bekerja 5 hari, 5 hari makan di pusat belanja, sekarang mungkin cuma 2 hari, yang lainnya mungkin bawa dari rumah,” ujarnya.
Meski begitu, pihak penyelenggara tetap optimistis target transaksi FJGS 2026 dapat tercapai. Tahun ini, FJGS membidik total transaksi sebesar Rp16 triliun, meningkat dibanding capaian tahun lalu yang mencapai Rp15,5 triliun.
Untuk mendongkrak minat belanja masyarakat, berbagai program promosi telah disiapkan selama gelaran FJGS berlangsung.
“Mulai dari diskon hingga 70 persen, All Day Sale, Midnight Sale, hingga program belanja berhadiah mobil listrik AION V Exclusive melalui aplikasi E-Shoppercard, Perhiasan Emas dan Berlian total senilai 50 juta, Voucher Belanja total senilai Rp150 juta,” ucap Ellen.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh pelaksanaan FJGS 2026. Dukungan tersebut salah satunya diberikan melalui relaksasi dan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan.
“Alhamdulillah dengan Gubernur sekarang ini sudah memberikan relaksasi, sudah tidak berbayar lagi. Dan itu pastinya akan memberikan kenyamanan kepada APPBI,” pungkasnya.
Festival Jakarta Great Sale 2026 Digelar 10 Juni–22 Juli, Target Transaksi Rp 16 Triliun
| Tagih Janji, Pedagang Taman Puring Tolak Rencana Alih Fungsi Jadi Taman Difabel |
|
|---|
| Peluru Nyasar Tembus Plafon Rumah Kontrakan di Ciracas Jaktim, Ini Penampakannya |
|
|---|
| Jalur LRT Jakarta Diperpanjang dari Manggarai hingga Dukuh Atas, Investasi Capai Rp 2,7 Triliun |
|
|---|
| LRT Jakarta Diperpanjang dari Manggarai hingga Dukuh Atas, Investasi Bertambah Rp 2,7 Triliun |
|
|---|
| Pemkot Jaktim Ajak Pelajar Cegah Tawuran Lewat Dialog Interaktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/FJGS-2026-rupiah.jpg)