TOPIK
Penculikan
-
M Arsyad (26) dibekuk aparat Polresta Depok di Serua, Puncak, Bogor, Senin (11/7) pagi karena menculik dan mencabuli anak.
-
Empat orang dari tujuh nelayan yang sedang menangkap ikan di perairan Felda Sahabat 16 Lahad Datu Negeri Sabah, dibebaskan kelompok bersenjata.
-
Kawanan penculik menyuruh korban menelepon istrinya dan meminta menyediakan uang tebusan Rp 25 juta.
-
Dari rekaman yang diputar di kantor Komnas PA, Jumat (3/6) terlihat jelas bagaimana Evelyn dibawa kabur oleh para penculik.
-
Video yang direkam pada hari Natal, Desember 2015, itu menunjukkan gadis-gadis mengenakan jilbab hitam di lokasi yang tidak diketahui.
-
Kasus penculikan seorang pengusaha bernama Puspita Widyasari (42), berbuntut panjang.
-
Salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Brahma 12, Alvian Alvis Petty (36), hingga kini masih disandera kelompok militan Abu Sayyaf di Philiphina.
-
Sepuluh awak kapal tunda asal Indonesia diculik kelompok garis keras Abu Sayyaf di Filipina akhir pekan lalu, kata pejabat di Manila, Senin (28/3).
-
Seorang anak yang menginjak remaja, Nurria Puji Lestari (16) dikabarkan hilang.
-
Sampai kini tak diketahui kemana bayi itu dibawa oleh pelaku.
-
Pengacara berusaha membebaskan Begeng dari hukuman mati.
-
Polisi akan menjerat pelaku dengan pasal berlapis.
-
Jamaluddin (7) bocah kelas I SD di Depok tidak mengalami disorientasi seksual atau paedofilia.
-
Pelaku membekap korban dengan bantal, namun akhirnya meninggal dunia.
-
Kekejaman Begeng sudah melampaui batas karena menculik dan membunuh bocah SD tak berdosa.
-
Begeng mengaku, seminggu sebelum menculik Jamaluddin, ia mengkonsumsi barang haram itu.
-
Juniar Arifin (35) alias Begeng bukanlah paedofil atau memiliki perilaku seks menyimpang terhadap anak-anak, kata pengacaranya.
-
Kepolisian Resort Kota Depok masih menunggu hasil otopsi jenasah Jamaluddin (7), bocah SD yang tewas diculik dan dibunuh
-
Polisi masih menantikan hasil autopsi pembunuhan bocah SD yang dilakukan Begeng.
-
Selama sekitar 1,5 jam, psikolog Komnas PA, Elizabeth Santoso memeriksa Januar Arifin (35) alias Begeng, pelaku penculikan dan pembunuhan
-
Sedikit demi sedikit, Begeng mengakui semua perbuatannya menculik dan membunuh bocah SD, korban kejahatannya.
-
Tragis nian nasib yang dialami Jamaluddin karena dibunuh Begeng dengan cara dibekap sampai tewas.
-
Namun, Begeng tidak membantah, dirinyalah yang membawa dan mengajak Jamaluddin.
-
Sejak Minggu (7/2) sampai Senin (8/2) ini Begeng tetap membantah dan tak mengakui bahwa dirinyalah yang membunuh korban.
-
Sosok Begeng, yang menurutnya, seperti lelaki pemabuk.
-
Korban akan dimakamkan di sebelah makam ayahnya.
-
Malam, ditelepon sama pihak kepolisian untuk bantu menangkap Begeng.
-
Begeng sudah berencana akan menikah bulan Maret ini dengan kekasihnya.
-
Rencananya, Minggu sore, jenazah akan langsung dibawa ke kampung halamannya di Garut.
-
Polisi masih menunggu hasil penyelidikan dan hasil autopsi terhadap korban.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved