Kisah Inspiratif
Kisah Srikandi PLN Desi Ulfa dan Anis Lathifa, Kartini Masa Kini di Sektor Energi
Kisah Desi Ulfa dan Anis Lathifa, Srikandi PLN yang tangguh menjaga listrik di tengah peran sebagai ibu.
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Desi Ulfa dan Anis Lathifa Widya menjadi contoh Srikandi PLN di Banten yang berperan penting menjaga keandalan listrik.
- Di tengah tanggung jawab sebagai ibu dan istri, keduanya tetap bertugas hingga ke pelosok dan saat momen besar seperti Lebaran.
- Dedikasi mereka mencerminkan semangat Kartini masa kini di sektor energi yang didominasi laki-laki.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Di balik keandalan listrik nasional, terdapat para Srikandi PLN.
Para perempuan hebat itu berjibaku bersama kaum lelaki dalam proses pembangunan infrastruktur kelistrikan nasional.
Adalah Desi Ulfa dan Anis Lathifa Widya.
Keduanya mengemban tanggung jawab penting nan strategis di PLN Unit Induk Distribusi (UID) Provinsi Banten.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Desi menceritakan perjalanannya mendukung perjuangan rekannya sesama wanita yang bekerja di tengah-tengah identitas profesi yang digandrungi para pria.
"Saat ini PLN sangat memberi ruang bagi wanita buat untuk bisa berkreasi lebih dibanding laki-laki dibandingkan perusahaan lainnya, sehingga saya pribadi memiliki tagline agar women support women," ujar Desi Ulfa dikutip dari TribunTangerang (Warta Kota Network) di Kantor PLN UID Banten, Selasa (21/4/2026).
Menjadi srikandi PLN bukanlah hal yang mudah, Desi menunjukkan aksi nyata dalam mendukung proyek ketenagalistrikan hingga ke pelosok Provinsi Banten.
Sempat menjabat sebagai Manajer Unit Layanan di Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Anyer, ia memaparkan kinerjanya dalam melayani masyarakat di tengah-tengah perannya sebagai seorang istri dan ibu.
Pasalnya PT PLN Persero ULP Anyer menjadi garda terakhir memasok dan memastikan listrik tetap terjaga bagi masyarakat yang tinggal di pesisir provinsi paling barat Pulau Jawa tersebut.
Kolaborasi dalam menanggung peran orangtua menjadi kunci baginya dan sang suami dalam menjalani aktivitas antara kewajiban sebagai ibu dan tugas negara.
"Ada saat-saat tertentu misalnya ketika tiba-tiba anak sakit dan harus dijemput, sedangkan saya masih bekerja, jadi harus komunikasi sama suami mencari solusi," ungkapnya.
"Hingga akhirnya tentu meminta izin kepada teman-teman yang lain untuk saling mengisi ketika ada hal harus diselesaikan secara bersamaan tanpa lupa bertanggung jawab di perjaan yang akan datang lain waktu," sambungnya.
Kini ia mendapat kepercayaan menjadi Asisten Manajer Pemasaran PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 di Serpong yang bertugas untuk area di sekitar Tangerang Raya
Desi pun memberi apresiasi setinggi-tingginya terhadap dedikasi para pegawai perempuan yang turut andil dalam proses pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Pasalnya seorang wanita disebut harus mampu memikul beban berlipat ganda dalam pekerjaan dan kompleksnya kehidupan sehari-hari dalam keluarga.
| Sosok Swiluva, Siswa Tzu Chi School Penemu Minuman Probiotik BioMom |
|
|---|
| Berawal dari Kamar Kos, Rais Bangun Mr Phone yang Kini Jadi Rujukan Service iPhone di Jaktim |
|
|---|
| Kisah Ritno Kurniawan, Ubah Desa Penebang Kayu Jadi Desa Wisata |
|
|---|
| Keterbatasan Tak Halangi Ibu Irma Berdayakan Komunitas Disabilitas di Ciparay |
|
|---|
| Tangan Kosong di Rahim Ciliwung: Kisah Arief Kamarudin Buru 'Monster' Invasif demi Nafas Ikan Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Srikandi-PLN.jpg)