Pendidikan
KKN Universitas Binawan Dorong Desa Sehat di Pasar Kemis Tangerang
Mahasiswa Universitas Binawan jalankan KKN tematik kesehatan dan pemberdayaan warga di lima wilayah Pasar Kemis.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 73 mahasiswa Universitas Binawan menjalankan KKN tematik “Desa Sehat, Mandiri Sejahtera” di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
- Program meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi PHBS, pencegahan stunting, hingga penanaman tanaman obat keluarga.
- Mahasiswa juga menginisiasi program REBULITA serta pelatihan produk kreatif seperti sabun organik dan minuman herbal untuk mendorong kesehatan sekaligus kemandirian ekonomi warga.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suasana pagi di salah satu sudut Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tampak berbeda.
Sejumlah warga berkumpul di halaman rumah sambil memperhatikan mahasiswa yang sedang menanam berbagai tanaman obat.
Daun sirih, jahe, hingga serai ditanam rapi di pekarangan warga.
Kegiatan sederhana itu menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dari lingkungan rumah sendiri.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Binawan bertajuk “Desa Sehat, Mandiri Sejahtera” yang berlangsung pada 26 Januari hingga 16 Februari 2026.
Baca juga: Tiba-tiba Jadi Tersangka di Bareskrim, Nabilah O’Brien Pertanyakan Hati Zendhy Kusuma dan Istri
Sebanyak 73 mahasiswa dari Program Studi Farmasi, Kebidanan, dan Kesejahteraan Sosial diterjunkan ke lima wilayah di Kecamatan Pasar Kemis, yakni Kelurahan Kutabumi, Kelurahan Kutabaru, Desa Sindang Sari, Desa Pangadegan, dan Desa Sukamantri.
Bagi para mahasiswa, KKN bukan sekadar kewajiban akademik.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang belajar langsung bersama masyarakat.
Mereka tidak hanya membawa pengetahuan dari kampus, tetapi juga mendengarkan kebutuhan warga dan mencari solusi bersama.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Universitas Binawan, Maryuni mengatakan, program KKN tematik ini dirancang agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Melalui KKN ini, mahasiswa belajar bahwa ilmu yang mereka peroleh di kampus harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Inilah semangat Kampus Berdampak yang ingin kami dorong,” ujarnya.
Selama hampir tiga minggu, mahasiswa menjalankan berbagai program kesehatan masyarakat dengan pendekatan promotif dan preventif.
Pemeriksaan kesehatan gratis, pengukuran tekanan darah, hingga skrining hipertensi dilakukan untuk membantu masyarakat mendeteksi dini penyakit tidak menular.
Selain itu, mahasiswa juga menginisiasi Gerakan Cipta REBULITA (Remaja Sehat, Bumil Kuat, Balita Ceria).
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja dan ibu hamil terhadap risiko anemia serta kekurangan energi kronik yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak.
| Tren Bahasa Inggris Meningkat, Siswa English 1 Kalimalang Capai 1.700 Orang |
|
|---|
| Universitas Binawan Hadirkan Dosen Asal Finlandia, Bahas Standar Pendidikan Keperawatan Global |
|
|---|
| Digital Edge Raih Pendanaan Hijau untuk Pengembangan Kampus CGK 500MW |
|
|---|
| AWKI Kantongi Respons Positif Kemendikdasmen, Kerja Sama Pendidikan Karakter Dibahas |
|
|---|
| 32 Tim dari Seluruh Indonesia Ikuti Semi Final Kompetisi Cerdas Cermat Pelajar Islami PANDai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Mahasiswa-Universitas-Binawan-melaksanakan-program-Kuliah-Kerja-Nyata.jpg)