Berita Tangerang
Cuma Dicat Hitam, Guiding Block di Jalan Raya Puspitek Tangsel Viral
Trotoar di Jalan Puspiptek Serpong viral karena guiding block hanya berupa cat kuning tanpa tekstur khusus bagi disabilitas.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Trotoar bercat kuning menyerupai guiding block di Jalan Raya Puspiptek Serpong, Setu, Kota Tangerang Selatan, viral di media sosial karena dinilai tidak ramah bagi penyandang disabilitas.
- Guiding block tersebut hanya berupa cat tanpa tekstur timbul sesuai standar.
- Warga menilai pembangunannya kurang matang dan perlu evaluasi.
- Pemkot Tangsel menjelaskan lokasi tersebut berada di bawah kewenangan PUPR Provinsi Banten dan telah dikoordinasikan untuk penanganan lebih lanjut.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Trotoar bercat hitam yang menyerupai guiding block di Jalan Raya Puspitek Serpong, tepatnya di wilayah Muncul, Setu, Kota Tangerang Selatan, viral di media sosial.
Potret tersebut ramai diperbincangkan warganet karena guiding block yang seharusnya memiliki tekstur khusus untuk membantu penyandang disabilitas netra, justru hanya berupa cat berwarna hitam di atas permukaan trotoar.
Pantauan TribunTangerang.com (Warta Kota Network) di lokasi, guiding block yang hanya dicat berwarna hitam itu berada di sekitar tugu batas Kelurahan Muncul yang dilengkapi lambang Kota Tangerang Selatan.
Tidak terlihat adanya ubin khusus atau pola timbul sebagaimana standar guiding block pada umumnya.
Seiring viralnya unggahan tersebut, kondisi kini telah mengalami perubahan. Guiding block palsu yang sebelumnya dicat hitam diketahui telah dicat ulang menjadi warna abu-abu di sepanjang jalur tersebut.
Adi Hidayat, salah satu warga sekaligus pengguna trotoar, menilai desain trotoar tersebut tidak ramah bagi pesepeda maupun penyandang disabilitas.
Menurutnya, pembangunan trotoar seharusnya mengacu pada contoh yang sudah ada di wilayah lain di Kota Tangerang Selatan, seperti kawasan BSD.
“Menurut saya memang kurang pas. Kalau seperti di BSD kan konblok yang sudah ada itu dimanfaatkan, ada jalur sepeda dan jalur disabilitas. Kalau yang ini saya kurang setuju karena terlalu tinggi, tidak ada pembatasnya. Jadi kalau mau naik itu tidak ada penghubungnya, harus diangkat lagi,” ujar Adi, Setu, Kota Tangerang Selatan, Minggu (28/12/2025).
Baca juga: Jelang Tahun Baru 2026, Warga Bekasi Serbu Toko Daging Nusantara
Ia menyoroti guiding block yang hanya ditandai dengan cat tanpa material khusus. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan perencanaan yang tidak matang.
“Kalau dilihat-lihat kesannya asal-asalan. Harusnya dikaji ulang dan dibuat lagi yang benar, seperti contoh yang sudah ada,” ujarnya.
Adi menyebut trotoar tersebut dibangun sekitar setahun lalu. Namun hingga kini, fungsinya dinilai belum maksimal dan justru menyulitkan pengguna.
“Iya, memang pembangunannya belum tepat kalau seperti ini dan perlu dikaji lagi. Trotoarnya tidak sesuai fungsi, cuma ditandai cat saja,” tambah Adi.
Sebagai warga, Adi berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan trotoar di wilayah pinggiran Tangsel agar tidak terjadi ketimpangan kualitas infrastruktur.
“Harapan saya dibuat yang rapi, kanan kiri jelas, seperti jalan-jalan yang sudah ada. Wilayahnya sama, wali kotanya juga sama, ini juga masih Tangerang Selatan. Harusnya kualitasnya sama, walaupun ini di pinggir,” tutupnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Humas Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel, memberikan penjelasan terkait sorotan publik terhadap kondisi pedestrian di Jalan Serpong-Puspiptek.
| Remaja Usia 16 Tahun Tewas saat Berkendara di Flyover Greendlake Kota Tangerang, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| WNA Inggris Ngamuk Bawa Sajam di Shelter Kucing Tangsel, Sudah Overstay Sejak 2025 |
|
|---|
| Imigrasi Bandara Soetta Terapkan WFH, Layanan Paspor dan Terminal Tetap Normal |
|
|---|
| Dinsos Kota Tangerang Gelar Korve, Pejabat hingga Staf Turun Bersihkan Kantor |
|
|---|
| Anker New Concept Store Hadir, Sajikan Teknologi Interaktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Trotoar-bercat-hitam-yang-menyerupai-guiding-block-di-Jalan-Raya-Puspiptek-Serpong.jpg)