Makan Bergizi Gratis
47 Warga Kosambi Tangerang Direkrut Polresta Bandara Soetta Jadi Relawan SPPG Rawa Burung 1
Ronald menambahkan, terdapat 50 orang petugas yang bekerja di SPPG tersebut dengan 47 orang relawan
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 1.558 pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA tercatat sebagai penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam dua pekan terakhir.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Ronald F.C Sipayung mengatakan, ribuan porsi MBG itu didistribusikan Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rawa Burung 1, Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
"Setiap hari SPPG Rawa Burung 1 ini melayani 1.558 penerima manfaat yang terdiri dari 10 sekolah yang ada di sekitarnya yang tentu penerima manfaat ini akan terus bertambah sampai nanti dengan mencapai jumlah 3.000 orang siswa," ujar Ronald saat diwawancarai TribunTangerang.com, Senin (15/12/2025).
Ronald menambahkan, terdapat 50 orang petugas yang bekerja di SPPG tersebut dengan 47 orang relawan diantaranya merupakan warga yang tinggal di sekitar Desa Rawa Burung.
Baca juga: Peran Guru Penting, MBG Diperiksa Sebelum Sampai ke Meja Siswa SDN Cipulir 05
Puluhan pekerja dibagi dalam beberapa tugas mulai dari memotong sayuran dan lauk, mempersiapkan bumbu, memasak, pengemasan hingga distribusi ke sekolah-sekolah yang mendapat program MBG.
Pemilihan pekerja tersebut disesuaikan dengan keahliannya masing-masing, termasuk juru masak yang mayoritas merupakan perempuan dan laki-laki bertugas untuk mengantar ribuan ompreng ke sekolah-sekolah yang telah ditentukan.
"Kehadiran SPPG ini tidak hanya memberi manfaat kepada anak-anak kita penerima MBG namun juga warga sekitar yang baru selesai sekolah atau baru menyelesaikan pendidikan serta ibu rumah tangga untuk bisa bekerja membantu dan mendukung pemerintah menyalurkan MBG," ungkapnya.
Tidak hanya memproduksi ribuan porsi MBG, Polresta Soekarno-Hatta juga memeriksa kandungan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.
Berdasarkan pantauan TribunTangerang.com, Seksi Kedokteran Kesehatan Klinik Polres Bandara Soekarno-Hatta Dedy Kurniawan tiba sekira pukul 06.30 WIB setelah seluruh makanan disediakan ke dalam ompreng.
Baca juga: Orang Tua Murid SDN Cipulir 05 Jaksel Sebut Program MBG Bantu Gizi Anak dan Kurangi Uang Jajan
Sebelum dimasukan ke dalam mobil boks khusus mengantar makanan, tiga orang personel kepolisian yang terdiri dari dokpol dan anggota DVI masuk ke dalam dapur SPPG.
Mereka mengambil satu ompreng berisi menu lengkap MBG mulai dari nasi, ayam, sayur dan buah ke atas suatu meja yang telah dilengkapi alat khusus security food seperti blender, selang bening, sejumlah botor kecil berisi cairan khusus dan saringan.
Selanjutnya seorang petugas mengambil potongan dari seluruh menu yang disajikan sebagai sampel untuk dicampur ke dalam blender demi memastikan keamanan makanan.
Cairan dari blender diambil menggunakan alat suntik untuk dimasukan ke dalam lima botol berukuran kecil namun panjang guna diperiksa kandungan dalam makanannya.
Hasil dari setiap botol lalu dicatat oleh petugas lainnya pada sebuah kertas yang berisi kolom-kolom dengan keterangan 'Tabel Uji Fisik dan Laboratories Semi Kwantitaf Serta Hasil Pemeriksaan Terhadap Bahan Makanan dan Atau Makanan Jadi'.
| Garda Satu Dorong Percepatan Dapur MBG di Wilayah 3T |
|
|---|
| MBG Dikritik, Mentan Amran Tegaskan Fokus pada Generasi Mendatang Meski Tak Untungkan Pemerintah |
|
|---|
| Mahfud MD Bongkar Borok MBG: Untuk Makan Cuma Rp34 Miliar, Sisanya Triliunan Buat Mobil dan Kaos! |
|
|---|
| Gagal Uji Higiene, 10 Dapur MBG di Kabupaten Bekasi Ditutup Sementara |
|
|---|
| Uya Kuya Dukung Program MBG Terus Berjalan Demi Penuhi Gizi Anak-anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/SPPG-Rawa-Burung-1.jpg)