Persija Jakarta
Jakmania Nyalakan Flare hingga Petasan di JIS, Laga Persija vs Semen Padang Sempat Terhenti
Laga pamungkas Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta melawan Semen Padang FC sempat terhenti akibat aksi suporter.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ringkasan Berita:
- Laga pamungkas Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta melawan Semen Padang FC sempat terhenti akibat aksi suporter
- Pertandingan dihentikan sementara pada menit ke-70 setelah flare, petasan dan kembang api dinyalakan Jakmania di sejumlah tribun stadion
- Saat laga dihentikan, Persija unggul telak 3-0 atas Semen Padang
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Laga pamungkas Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta melawan Semen Padang FC sempat terhenti akibat aksi suporter di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (23/5/2026).
Pertandingan dihentikan sementara pada menit ke-70 setelah flare, petasan dan kembang api dinyalakan Jakmania di sejumlah tribun stadion.
Saat laga dihentikan, Persija unggul telak 3-0 atas Semen Padang.
Tiga gol Macan Kemayoran dicetak Gustavo Almeida pada menit ke-30 dan 58, serta satu gol tambahan dari Emaxwell pada menit ke-68.
Baca juga: Persib Bandung Juara Super League 2025-2026 setelah Bermain Imbang 0-0 dengan Persijap Jepara
Momen pesta flare bermula setelah Emaxwell mencetak gol ketiga Persija dan merayakan selebrasi bersama Jakmania.
Tak lama setelah itu, flare mulai menyala di Tribun Utara, Timur dan Selatan JIS.
Situasi yang dinilai tidak kondusif membuat wasit menghentikan pertandingan.
Asap tebal bekas pembakaran flare mengepul di dalam stadion hingga mengganggu jalannya laga.
Baca juga: Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Libatkan Pemain Persija U20 untuk Training Camp Timnas Indonesia
Para pemain kedua tim kemudian meninggalkan lapangan dan masuk ke ruang ganti.
Sementara steward tampak turun ke lapangan untuk mengantisipasi situasi agar tidak semakin memanas.
Di tengah penghentian laga, Jakmania juga membentangkan sejumlah spanduk berisi kritik terhadap manajemen Persija.
"Bisnis naik, prestasi turun," tulis salah satu spanduk di Tribun Utara.
Baca juga: Paulo Ricardo Betah di Jakarta, Beri Kode Keras Ingin Bertahan di Persija Jakarta!
Spanduk lain bertuliskan 'Instal Ulang Persija' juga dibentangkan suporter sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa tim musim ini.
Jakmania turut melantunkan chants bernada sindiran, "Kembalikan Persija kami, kami rindu Persija yang dulu, ditakuti semua musuh-musuhmu".
Persija harus puas menutup musim di posisi ketiga klasemen Super League 2025/2026.
Hasil tersebut diduga menjadi pemicu kekecewaan sebagian Jakmania yang diluapkan pada laga penutup musim ini.
Sekitar 25 menit berselang, pertandingan dimulai kembali di menit ke-70.
| Gagal Penuhi Target, Persija Akhiri Kerja Sama dengan Mauricio Souza dan Pelatih Baru akan Diumumkan |
|
|---|
| Sinyal Bertahan di Persija, Mauricio Souza Masih Ingin Lanjutkan Pekerjaan Bersama Macan Kemayoran |
|
|---|
| Tak Mau Terlena Pujian John Herdman, Rayhan Hannan Pilih Fokus Buktikan Diri |
|
|---|
| Dony Tri Tak Menyangka Dinobatkan Sebagai Pemain Muda Terbaik hingga Bicara Soal Abroad |
|
|---|
| Bertahan atau Pergi? Mauricio Souza Bicara Masa Depannya di Persija Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Jakmania-gyk.jpg)