Jumat, 1 Mei 2026

Sepak Bola

Komite Wasit PSSI Sayangkan Beredarnya Video Parodi yang Diduga Merendahkan Wasit Indonesia

Beredar video parodi yang dinilai merendahkan kinerja wasit Indonesia. Ini penjelasan Komite Wasit.

Tayang:
Penulis: Abdul Majid | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Warta Kota/Umar Widodo
WASIT SEPAKBOLA - Ilustrasi wasit. Beredar video parodi yang dinilai merendahkan kinerja wasit Indonesia. Ini penjelasan Komite Wasit. 

Ringkasan Berita:
  • Beredar video parodi yang dinilai merendahkan kinerja wasit Indonesia
  • Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, dan Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menyayangkan hal itu terjadi
  • Masyarakat diminta memberikan dukungan positif terhadap perkembangan kualitas wasit Indonesia, bukan justru memperburuk situasi melalui konten yang dinilai merendahkan

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, dan Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menyayangkan beredarnya video parodi yang dinilai merendahkan kinerja wasit Indonesia.

Video tersebut diputar dalam workshop Komite Wasit bersama wartawan dan memperlihatkan konten parodi yang menggambarkan seolah-olah wasit berkomunikasi dengan petinggi operator kompetisi.

Konten itu diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Pratap Singh kecewa dengan kemunculan video tersebut karena dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap citra sepakbola Indonesia, khususnya dunia perwasitan.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Wasit, Yoshimi Ogawa Ungkap Empat Fokus Pengembangan Wasit Sepak Bola Indonesia

"Saya mengimbau agar menggunakan teknologi dengan bijak dan tidak menyalahgunakannya sehingga memberikan dampak negatif ke sepakbola Indonesia," kata Pratap Singh di GBK Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).

"Video AI seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga bisa terjadi di mana saja," lanjutnya. 

Menurutnya, konten seperti itu berpotensi membentuk persepsi negatif masyarakat internasional terhadap sepakbola Indonesia.

Pratap menegaskan, profesi wasit tetap harus dihormati meski dalam praktiknya tidak luput dari kesalahan di lapangan.

Baca juga: Kisah Wasit Liga Sepakbola Jadikan Istri sebagai Korban Kekerasan Fisik hingga Seksual di Tangerang

"Ketika Anda mencintai negara dan rakyat Anda, maka Anda juga harus menghormati profesi seperti wasit," katanya.

"Para wasit bisa melakukan kesalahan, tetapi ini bukan cara yang tepat untuk memperlihatkan mereka kepada dunia luar," ujarnya.

Pratap mengungkapkan dampak psikologis dari penyebaran video tersebut dirasakan jajaran Komite Wasit, termasuk ketua komite Wasit Indonesia, Yoshimi Ogawa.

Untuk itu, Pratap meminta masyarakat untuk memberikan dukungan positif terhadap perkembangan kualitas wasit Indonesia, bukan justru memperburuk situasi melalui konten yang dinilai merendahkan.

Baca juga: FIFA Tegur Soal Rangkap Jabatan di PSSI, Erick Thohir Mundur dari Ketua Komite Wasit

"Kami merasakan dampaknya, Ogawa-san sangat terpukul dan depresif setelah melihat unggahan seperti itu di media sosial," kata Pratap.

Pratap memastikan PSSI tetap berkomitmen meningkatkan kualitas perwasitan nasional melalui edukasi dan evaluasi berkelanjutan.

"Kami bekerja untuk mengedukasi para wasit, selalu ada konsekuensi dan risiko bahwa wasit bisa melakukan kesalahan, tetapi itu merupakan hal yang berbeda," katanya.

"Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas perwasitan," ucap dia.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved