Dipicu Hasil Regional Jakarta, Tim Bola Basket Putri UPH Sukses Revans
Kalah dari Universitas Binus pada final regional Jakarta, tim bola basket putri UPH lakukan revans di seri nasional.
Ringkasan Berita:
- Tim bola basket putri UPH berhasil revans atas Universitas Binus di seri nasional
- Babak penyisihan grup berlangsung 7-11 Juni 2026 dengan sistem setengah kompetisi
- Khusus juara seri nasional dari kategori putra akan mewakili Indonesia di ajang AUBL
"Ada pepatah, manusia bijak adalah manusia yang belajar. Jadi kami belajar dari kesalahan dan kami berkomitmen untuk memperbaiki, khususnya di defense ya".
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Demikian isi kepala pelatih tim bola basket putri Universitas Pelita Harapan Tangerang, Fajar Kusumasari. Ia berharap para pemainnya belajar dari hasil final regional Campus League Jakarta sewaktu dikalahkan Universitas Bina Nusantara.
Sari, sapaan akrab Fajar Kusumasari, ingin pemainnya tampil lepas saat kedua tim bertemu kembali di Campus League 2026-Basketball The Nationals Season 1 atau Liga Bola Basket antarkampus Seri Nasional musim perdana di lapangan basket kampus Universitas Pelita Harapan (UPH), Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (7/6/2026).
Meski kalah di final regional, UPH tetap lolos ke seri nasional mendampingi Univesitas Bina Nusantara (Binus). Pada seri nasional, UPH dan Binus kembali bertemu lantaran masuk grup C bersama Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang dan Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung.
UPH-Binus langsung bentrok pada laga perdana, Minggu (7/6/2026). Alhasil, jual beli serangan langsung tersaji sesaat setelah tip-off. Jesslyne Jaya Wiyanto berhasil membuka perolehan poin untuk UPH yang memang tampil lebih dominan dengan mengombinasikan agresivitas dalam menyerang sambil menerapkan zone defense ketat.
Hasilnya UPH unggul di kuarter pertama dengan skor 17-13. Di kuarter kedua, UPH tak banyak mengubah strategi. Binus merespons dengan tampil lebih menyerang untuk mengubah jalannya pertandingan namun kesulitan lantaran point guard mereka, Keira Ammabel mendapat pengawalan ketat. Kuarter dua berakhir dengan angka 31-28 untuk keunggulan UPH.
Setelah jeda, Binus tampil agresif demi mengejar ketertinggalan. Keira Ammabel yang terisolir di dua kuarter awal keluar dari tekanan dan menjadi otak serangan tim, salah satunya lewat tembakan tiga angka. Sayangnya, strategi ofensif yang dijalani tim asuhan M Ridzky Ichwan Pratama tak diimbangi dengan pertahanan yang disiplin.
Meski tertekan, UPH yang dimotori Deewell Windy Dido Gosal berhasil memanfaatkan permainan terbuka lawannya dan menutup kuarter tiga dengan skor 42-38. Di kuarter pamungkas, Binus yang ingin memaksakan kemenangan terbentur pertahanan disiplin UPH. Alternatif memanfaatkan lemparan tiga angka pun tak berjalan maksimal. UPH akhirnya bisa membalas kekalahan di final regional Jakarta dengan skor 61-51.
Sri mengaku bangga atas revans yang dilakukan Eagles, julukan tim basket UPH, tersebut. Menurutnya hal ini bagian dari evaluasi serta memaksimalkan persiapan latihan serta mental dengan waktu singkat.
"(Sewaktu kalah di final regional) Tim seringkali bagus di awal tapi enggak finish game strong. Jadi saya bilang ke anak-anak kalau leading di awal tapi akhirnya kalah kan sayang. Saya memotivasi mereka untuk struggling. Yang penting defense enggak kemasukan, dan offense-nya jalani sesuai rencana," kata Sri.
Faktor mental itu pula yang disebut center UPH, Jesslyne Jaya Wiyanto menjadi pembeda untuk pertandingan di fase grup C. Ia menilai timnya sangat menikmati pertandingan dan sama sekali tak terbebani ekspektasi pendukung terkait status mereka sebagai tuan rumah.
"Sebelumnya (laga di final regional) kami terlalu fokus sama hasil dan ingin menang, jadi buru-buru, enggak enjoy. Tapi kami bisa kasih yang terbaik karena tujuannya love the process. Kami enggak peduli hasilnya apa, tapi menikmati prosesnya," ujar Jesslyne yang mengemas 14 poin.
Tekuk jawara Bandung
Hasil berbeda diraih tim bola basket putra Binus yang bertemu juara regional Bandung, Universitas Kristen (UK) Maranatha pada laga perdana grup B. Binus yang berstatus runner-up regional Jakarta, berhasil meladeni perlawanan UK Maranatha dan mengakhiri kuarter pertama dengan skor 18-13.
Binus melanjutkan dominasinya di kuarter kedua. Memanfaatkan keunggulan postur tubuh dari Halmaheranno "Anno" Aprianto Lolaru Hady dan Fachrie Abhyasa untuk mendapat bola rebound, anak asuh Jap Ricky Lesmana sukses mempertahankan keunggulan atas lawannya dengan skor 36-28.
| UPH-Campus League Jalin Kerja Sama, Berikut Isi Perjanjiannya |
|
|---|
| 18 Tim Berebut Takhta di Liga Basket Kampus Seri Nasional 2026 |
|
|---|
| Damkar Jakarta Barat Atasi Kebakaran di Cengkareng dan Kampus Binus Cakra |
|
|---|
| Kompetisi Olahraga Antarperguruan Tinggi, 3 Cabor Utama dan 7 UniGames Dipertandingkan |
|
|---|
| IKA BINUS Dorong Transformasi AI di Bali AI Summit 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/UPH-vs-Binus-seri-nasional-Campus-League-2026.jpg)