Bulu Tangkis
PBSI Targetkan Tim Thomas Indonesia Menembus Babak Final dan Tim Uber Sampai Semifinal
PP PBSI melepas tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga pada Thomas dan Uber Cup di Horsens, Denmark, 24 Mei - 3 Mei 2026.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ringkasan Berita:
- PP PBSI melepas tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga pada Thomas dan Uber Cup di Horsens, Denmark, 24 Mei - 3 Mei 2026
- Di ajang beregu paling bergengsi tersebut, Indonesia menargetkan hasil maksimal dengan menembus final di sektor putra dan semifinal di sektor putri
- Tim Indonesia diharapkan mampu mengatasi dua lawan awal dan melaju ke babak selanjutnya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) melepas tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga pada Thomas dan Uber Cup di Horsens, Denmark, 24 Mei - 3 Mei 2026.
Di ajang beregu paling bergengsi tersebut, Indonesia menargetkan hasil maksimal dengan menembus final di sektor putra dan semifinal di sektor putri.
Acara pelepasan digelar di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu(15/4/2026), dan dihadiri Ketua Umum PP PBSI, Mohammad Fadil Imran.
Tim dijadwalkan bertolak ke Denmark pada Kamis (16/4/2026), dengan agenda training camp selama empat hari untuk mematangkan persiapan serta adaptasi kondisi lapangan.
Baca juga: Status Baru dan Semangat yang Tetap Sama, Jonatan Christie Siap Bawa Indonesia Juara Thomas Cup 2026
Fadil Imran menyampaikan kesiapan tim tidak hanya ditentukan oleh komposisi pemain, tetapi juga strategi serta kekompakan sebagai tim.
Ia menekankan pentingnya atmosfer pertandingan beregu yang berbeda dengan turnamen individu.
"Tim itu berbeda dengan beregu, atmosfernya sangat berbeda, kekompakan dan kebersamaan bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapapun," kata Fadil Imran.
Di sektor Thomas Cup, Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Baca juga: Luar Biasa! Gregoria Mariska Tunjung Catatkan Kecepatan Smash 399,6 KM per Jam di Uber Cup 2024
Menurut Fadil, Prancis dan Thailand menjadi lawan yang patut diwaspadai karena memiliki kombinasi tunggal dan ganda yang solid.
Meski demikian, PBSI tetap optimistis tim mampu lolos dari fase grup dan melangkah jauh hingga partai puncak.
Berdasarkan peringkat yang dirilis BWF, Indonesia memang berada di bawah China, namun peluang tetap terbuka lebar.
"Target untuk Thomas Cup adalah bisa mencapai final, di lapangan banyak faktor yang bisa terjadi, dan kita berharap anak-anak mampu memberikan yang terbaik," ucap Fadil.
Baca juga: PBSI Tetapkan 74 Atlet Pelatnas Bulu Tangkis Tahun 2026, Berikut Daftar Atletnya
Sementara di sektor Uber Cup, Indonesia berada di grup C bersama dengan Kanada, Australia, dan China Taipei.
Tim Indonesia diharapkan mampu mengatasi dua lawan awal dan melaju ke babak selanjutnya.
Untuk sektor putri, PBSI menargetkan langkah hingga semifinal, dengan harapan bisa mengulang atau bahkan melampaui pencapaian di ajang Badminton Asia Team Championships sebelumnya.
"Kami berharap tim Uber bisa menembus semifinal, mudah-mudahan bisa melangkah lebih jauh hingga final," ucap Fadil.
| Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Cerita Momen Paling Berat saat Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026 |
|
|---|
| Pelatih Ganda Putra Ungkap Alasan Pasangkan Leo dan Daniel hingga Siapkan Tampil di Olimpiade 2028 |
|
|---|
| Lolos ke Perempat Final Thailand Open 2026, Leo Akui Masih Kagok Bermain Lagi dengan Daniel |
|
|---|
| Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Terapkan Pendekatan Khusus untuk Jaga Mental Pemain Muda Indonesia |
|
|---|
| Sejarah Buruk Indonesia di Thomas Cup 2026, PBSI Janji Benahi Regenerasi dan Mental Atlet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tim-indonesia-juara-thomas-cup.jpg)