Selasa, 21 April 2026

BAC 2026

Melaju ke Perempat Final BAC 2026, Ali/Devin Akui Bangga Bakal Hadapi Ganda Nomor 1 Dunia

Uai laga, Ali Faathir Rayhan mengakui mereka sempat kesulitan di awal pertandingan akibat start yang kurang baik.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Abdul Majid
LOLOS PEREMPATFINAL - Ganda putra muda Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi melaju ke babak 8 besar Badminton Asia Championship 2026 usai sukses mengalahkan wakil Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga, melalui pertarungan tiga gim 22-20, 15-21, 21-15, Kamis (9/4/2026). dok: PBSI 

Ringkasan Berita:
  • Ganda putra muda Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke perempat final usai kalahkan wakil Thailand lewat tiga gim.
  • Mereka sempat kesulitan di awal, namun ubah strategi dengan permainan pendek untuk membalikkan keadaan.
  • Ali/Devin akan hadapi ranking 1 dunia Kim Won-ho/Seo Seung-jae dan siap tingkatkan fokus serta stamina.

 

WARTAKOTALIVE. COM, JAKARTA - Pebulutangkis ganda putra muda Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi tampil mengesankan pada babak 16 besar Badminton Asia Championship 2026.

Ali/Devin sukses mengalahkan wakil Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga, melalui pertarungan tiga gim 22-20, 15-21, 21-15.

Uai laga, Ali mengakui mereka sempat kesulitan di awal pertandingan akibat start yang kurang baik.

“Game pertama kami kalah start, sempat tertinggal 5-6 poin. Kami coba mengubah pola permainan dengan lebih banyak bermain no lob pendek karena lawan cukup kuat di bola panjang,” ujar Ali.

Sementara itu, Devin mengatakan sangat bangga dengan kemenangan tersebut karena akan menghadapi pasangan peringkat satu dunia di babak perempat final.

Ganda putra ranking 1 dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae melaju ke perempat final usai mengalahkan wakil Singapura, K Wesley/K Junsuke dengan skor 21-12, 25-23.

“Sangat senang dan bangga. Akhirnya ada kesempatan untuk bertemu ranking satu dunia besok,” ujar Devin.

“Kalau bertemu Kim Won Ho/Seo Seung Jae, kami harus lebih siap dari segi istirahat, pikiran, dan kesiapan karena pasti tidak mudah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Devin juga menambahkan, sebagai pemain kidal, mereka memiliki keuntungan tersendiri meski tetap bergantung pada kemampuan lawan membaca permainan.

“Sebagai pemain dengan pegangan tangan kiri, mungkin lawan akan mendapat bola yang berbeda. Tapi tetap tergantung bagaimana mereka membaca permainan kami,” pungkasnya.

Sabar/Reza Tersingkir

Di sisi lain, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan pasangan Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, setelah kalah 14-21, 21-18, 15-21.

Sabar mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya sudah berusaha maksimal, namun lawan tampil solid sepanjang pertandingan.

“Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik, walaupun belum bisa menang. Lawan memang tidak mudah dimatikan, terutama dari permainan bawah dan pertahanan mereka,” ujar Sabar.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved