Bulu Tangkis
Kembali Bermain Lepas, Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat Melaju ke Perempatfinal All England 2026
Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menunjukkan kualitasnya di babak 16 besar All England 2026.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ringkasan Berita:
- Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat kembali menunjukkan kualitasnya pada babak 16 besar All England 2026
- Kemenangan ini diawali dari tekad untuk bermain tanpa tekanan meski menghadapi pasangan unggulan yang sedang dalam performa baik
- Pada babak perempatfinal All England 2026, Rian/Rahmat akan menghadapi ganda putra asal China, Chen Bo Yang/liu Yi
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat kembali menunjukkan kualitasnya pada babak 16 besar All England 2026.
Menghadapi pasangan unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, ganda putra Indonesia itu tampil tenang hingga akhirnya menang dua gim langsung 23-21, 21-16.
Seusai laga, Rian mengaku kemenangan ini diawali dari tekad untuk bermain tanpa tekanan meski menghadapi pasangan unggulan yang sedang dalam performa baik.
Baca juga: Alwi Farhan Taklukkan Chou Tien Chen di All England 2026, Ada Pertarungan Melawan Ragu dan Trauma
"Syukur alhamdulillah bermain lancar dan tanpa cedera, kami bermain tanpa beban karena lawannya juga unggulan, mereka juara di Indonesia Masters," kata Rian di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, fokus pada servis dan pola pembukaan permainan menjadi salah satu kunci penting dalam pertandingan tersebut.
Hal itu membantu mereka menjaga ritme permainan sejak awal.
Baca juga: Nothing to Lose Main di All England 2026, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat Melangkah ke Babak 16 Besar
"Kunci kemenangan hari ini tadi kami fokus di servis dan pembukaannya, lebih yakin dan percaya,” kata Rian.
Meski akhirnya memenangi gim pertama, Rian/Rahmat sempat menghadapi tekanan besar.
Mereka yang semula unggul justru sempat tertinggal 18-20 sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.
Baca juga: Cerita Pebulutangkis Alwi Farhan di All England 2026, Jalani Debut, Tekanan hingga Raih Kemenangan
"Di gim pertama kami sempat unggul lalu terkejar sampai ketinggalan 18-20, situasi itu kami berpikir pertandingan belum selesai, jadi coba fokus satu poin demi satu poin,” terangnya.
Kemenangan dramatis di gim pertama memberi dorongan mental bagi mereka pada gim kedua.
Rahmat menilai permainan dirinya dan Rian menjadi lebih nyaman setelah berhasil mengamankan gim pembuka.
Baca juga: Jojo Melaju di All England 2026 Taklukkan Wakil Singapura, Drama Shuttlecock Berat di Birmingham
"Di gim kedua sudah lebih enak karena berhasil ambil gim pertama. Fokus maksimalkan setiap poinnya," kata Rahmat.
Ia juga menyoroti start cepat yang membantunya mengendalikan pertandingan.
| PBSI Targetkan Tim Thomas Indonesia Menembus Babak Final dan Tim Uber Sampai Semifinal |
|
|---|
| Status Baru dan Semangat yang Tetap Sama, Jonatan Christie Siap Bawa Indonesia Juara Thomas Cup 2026 |
|
|---|
| Jonatan Christie Kandas di Babak Perempat Final BAC 2026, Lambat Bangkit dari Tekanan Jadi Penyebab |
|
|---|
| Anthony Ginting Dapat Pelajaran Penting hingga Bidik Top 20 Dunia setelah Dikalahkan Chou Tien Chen |
|
|---|
| Tampil Enjoy saat Kalahkan Tanvi Sharma, Putri Kusuma Wardani Melaju ke Babak Kedua Swiss Open 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Rian-Ardianto-dan-Rahmat-Hidayat-hj.jpg)