Kabar Artis
Dituding Tidak Profesional dalam Bekerja, Ratu Sofya Laporkan Produser Film 'Dosa' ke Polisi
Ratu Sofya melaporkan produser film 'Dosa' yakni RA dan PM ke Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026).
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ringkasan Berita:
- Ratu Sofya melaporkan produser film 'Dosa' yakni RA dan PM ke Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026)
- RA diduga pemain FTV Reza Aditya
- Ratu Sofya melaporkan RA dan PM atas kasus pencemaran nama baik setelah merasa nama baiknya dirusak
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bintang film dan sinetron Ratu Sofya mengambil langkah tegas setelah dituding tidak profesional dalam bekerja saat menerima tawaran bermain di film 'Dosa' produksi HAS Pictures.
Langkah tegas itu diambil setelah Ratu Sofya melaporkan produser film 'Dosa' yakni RA dan PM ke Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026).
RA diduga pemain FTV Reza Aditya.
Ratu Sofya melaporkan RA dan PM atas kasus pencemaran nama baik setelah merasa nama baiknya dirusak.
Baca juga: Ratu Sofya Bantah Tolak Promo Film Dosa, Kuasa Hukum Sebut Ada Hak yang Belum Dipenuhi
"Saya difitnah," kata Ratu Sofya.
"Saya sudah berusaha melakukan mediasi, tetapi tidak ada itikad baik dari mereka, makanya saya melapor ke polisi," lanjutnya.
Penasehat hukum Ratu Sofya, Zion Natongam Tambunan, menjelaskan, pihak terlapor diadukan melanggar Pasal 433 juncto Pasal 441 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
"Pernyataan dari RA dan PM membangun opini publik yang menyesatkan dan menyudutkan klien kami," ucap Zion.
Baca juga: Ratu Sofya Mengaku Tak Didampingi Intimacy Coordinator Saat Lakoni Adegan Dewasa di Film Dosa
Upaya Ratu Sofya menyelesaikan masalah dengan RA dan PM secara kekeluargaan tidak menemui hasil.
"Mereka terkesan gengsi dan enggan mengakui kesalahannya," jelas Zion.
Ratu Sofya mengalami kerugian materiil dan immateriil yang cukup besar atas fitnah yang dilayangkan RA dan PM.
Beberapa kontrak kerja sama dengan berbagai brand produk terpaksa dibatalkan.
| Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, Bimbim Slank Bicara soal Isu Kerusuhan 1998 |
|
|---|
| Kuasa Hukum Tegaskan Unggahan Maaf Sarwendah Tak Berkaitan dengan Ruben Onsu |
|
|---|
| Bimbim Slank Keluhkan Rupiah Melemah: Harga Senar hingga Bahan Impor Naik |
|
|---|
| Clara Shinta Bantah Jadi Ani-ani Sebelum Dinikahi Denny Goestaf |
|
|---|
| Ibnu Jamil Tetap Dukung Inggris di Piala Dunia 2026, Soroti Keputusan Berani Thomas Tuchel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ratu-Sofya-uxs.jpg)