Kamis, 21 Mei 2026

Kabar Artis

Pengakuan Sarwendah Soal Video Viral Datangi Gunung Kawi Jatim, Disebut Pesugihan

Sarwendah membantah tuduhan melakukan pesugihan di Gunung Kawi dan menegaskan kunjungan hanya untuk syuting podcast horor.

Tayang:
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Ari Puji
GOSIP ARTIS - Penyanyi Sarwendah. Sarwendah membantah tuduhan melakukan pesugihan di Gunung Kawi dan menegaskan kunjungan hanya untuk syuting podcast horor. 

Ringkasan Berita:
  • Sarwendah menjadi sorotan usai video lawasnya di Gunung Kawi, Jawa Timur, viral dan menimbulkan dugaan praktik pesugihan.
  • Kuasa hukumnya membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa kunjungan pada 2021 atau 2022 itu murni untuk keperluan syuting podcast bertema horor bersama kru dan Jordi Onsu.
  • Pihak Sarwendah juga menyebut isu tersebut sebagai fitnah dan mempertimbangkan langkah hukum jika ada pihak yang dinilai mencemarkan nama baik kliennya.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penyanyi Sarwendah sempat viral di media sosial, ia diduga melakukan praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur.

Sarwendah viral karena ada orang yang mengunggau video mantan istri Ruben Onsu itu, berada di Gunung Kawi. Keberadaannya diduga untuk melakukan praktik pesugihan.

Penasehat hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham buka suara. Mereka membantah kliennya melakukan praktik pesugihan di Gunung Kawi

Namun, keduanya membenarkan kalau wanita yang akrab disapa Wenda itu berada di Gunung Kawi. Hal itu terjadi di tahun 2021 atau 2022.

"Jadi klien kami bersama timnya ke sana murni untuk aktivitas syuting podcast Kakak Beradik yang bertema horor," kata Simon Abraham saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026) malam.

Selama syuting di Gunung Kawi, Simon membeberkan kalau mantan member Cherrybelle itu tidak sendiri. Ia ditemani kru dan juga Jordi Onsu.

"Jadi memang aktivitas syuting gitu," ucapnya.

Chris melanjutkan bahwa tuduhan wanita berusia 36 tahun itu melakukan pesugihan adalah hoax atau fitnah, karena tidak mendasar dan tak masuk akal.

"Kalau dibilang pesugihan, itu bertolak belakang dengan apa yang dilakukan klien kami. Klien kami itu bekerja dari pagi sampai malam, sampai pagi lagi. Bisa dilihat di live TikTok-nya," jelas Chris.

Baca juga: Peter F Gontha Temui Purbaya Bahas Ekonomi Indonesia: Komunikator Kurang Handal

"Pesugihan itu kan orang tidak usah kerja tiba-tiba uang datang sendiri. Jadi memang tidak masuk akal kalau dia pesugihan tapi harus bekerja sekeras itu," tambahnya.

Chris menegaskan kalau Sarwendah selama ini masih memegang teguh prinsip dalam hidupnya, yakni bekerja keras agar bisa dapat banyak uang.

"Klien kami itu kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam. Bertolak belakang dengan pesugihan. Pesugihan orang enggak usah kerja tiba-tiba datang semua itu sendiri uangnya. Nah, ini jauh," terangnya.

Saat ini, tim penasehat hukum Sarwendah masih mempelajari video viral tentang kliennya, dituding melakukan pesugihan di Gunung Kawi.

"Kami belum tahu motivasinya apa. Memang dari pihak kuncen Gunung Kawi menyebut nama klien kami, tetapi tidak dipastikan menyebut kesananya itu karena apa tujuannya. Kepada pihak di dalam video, sebut saja inisialnya PM, kami akan lihat bahasanya seperti apa," ujar Chris Sam Siwu.

"Kalau memang ternyata di framing dan menjurus menjelekkan nama baik klien kami, kami pasti akan lakukan upaya hukum," sambungnya. (Ari)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved