Kamis, 7 Mei 2026

Kabar Artis

37 Tahun Bermusik, KLa Project Sihir Balai Sarbini lewat Konser Lux Nova, Cahaya yang Menolak Padam

37 Tahun Bermusik, KLa Project Sihir Balai Sarbini lewat Konser Lux Nova, Cahaya yang Menolak Padam

Tayang:
Warta Kota/Bayu Indra Permana
SIHIR KLa PROJECT - Memasuki usia 37 tahun perjalanan bermusik, band yang digawangi Katon Bagaskara, Lilo, dan Adi Adrian ini sukses menggelar konser bertajuk "Lux Nova" di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026) malam. Mereka berhasil menyihir para penonton dan penggemarnya yang hadir melepas rindu di sana. 

Ringkasan Berita:
  • KLa Project sukses menggelar konser Lux Nova di Balai Sarbini sebagai penanda konsistensi mereka berkarya lintas generasi selama hampir empat dekade
  • Kejutan Reuni: Kehadiran Sisca, rekan duet awal KLa Project tahun 1989, menghadirkan momen emosional yang mendalam bagi ribuan KLanese yang hadir
  • Nostalgia Abadi: Konser ditutup secara megah lewat lagu Yogyakarta, membuktikan eksistensi KLa Project yang tetap kuat meski industri musik terus berubah.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Industri musik Indonesia kembali menjadi saksi bisu betapa kuatnya taring band legendaris, KLa Project.

Memasuki usia 37 tahun perjalanan bermusik, band yang digawangi Katon Bagaskara, Lilo, dan Adi Adrian ini sukses menggelar konser bertajuk "Lux Nova" di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026) malam.

Mereka berhasil menyihir para penonton dan penggemarnya yang hadir di sana. Bukan sekadar pertunjukan musik biasa, konser ini menjadi sebuah perayaan kemanusiaan dan konsistensi karya yang mampu menembus sekat generasi.

Baca juga: Suasana Haru hingga Emosional Klanis Melihat Aksi Panggung KLa Project di Konser LUX NOVA

Pemilihan nama "Lux Nova" yang berarti cahaya baru bukanlah tanpa alasan.

Katon Bagaskara menjelaskan bahwa judul tersebut merupakan representasi dari semangat KLa Project yang tetap segar meski telah puluhan tahun melintasi berbagai era musik.

"Lux Nova terasa relevan dengan semangat yang kami hadirkan malam ini. Kami menyanyikan lagu-lagu yang jarang kami bawakan, khusus untuk teman-teman istimewa yang datang," ujar Katon di hadapan ribuan pasang mata yang memadati venue.

Konser dibuka dengan denting nada puitis yang memantik euforia.

Lagu-lagu seperti “Tinggal Sehari”, “Datanglah Pesona”, dan “Menjemput Impian” menjadi pembuka tirai nostalgia yang megah, dipadukan dengan tata cahaya dinamis yang memanjakan mata.

Salah satu sisi humanis yang paling menonjol malam itu adalah interaksi intim antara personel band dengan para penggemar setianya, KLanese.

Katon mengungkapkan rasa harunya karena antusiasme publik tak pernah surut.

Jika biasanya KLa Project hanya menggelar konser besar setiap lima tahun sekali, kini mereka mampu melakukannya selama tiga tahun berturut-turut.

Baca juga: KLa Project Gelar Konser AETERNITAS Sebagai Penanda 36 Tahun Berkarya, Ini Harga Tiket Nontonnya

"Ini di luar dugaan kami. Berarti yang hadir malam ini adalah orang-orang istimewa. Terima kasih karena kalian masih mencintai kami," ungkap Katon dengan nada emosional.

Kejutan besar hadir di penghujung acara saat Sisca, penyanyi yang mengiringi awal perjalanan KLa Project pada 1989 lewat lagu “Tentang Kita”, mendadak naik ke panggung.

Duet maut Sisca dan Katon sukses menghadirkan suasana haru, seolah membawa penonton kembali ke mesin waktu saat band ini pertama kali menapaki industri musik.

Ritual Penutup: "Lagu Kebangsaan" Yogyakarta

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved