Kamis, 7 Mei 2026

Film

Film 'Setannya Cuan' Siap Tayang di Bioskop, Paduan Rasa Takut Memacu Adrenalin dan Tawa Terpingkal

Film 'Setannya Cuan' dijadwalkan tayang pada 5 Maret 2026 di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

Tayang:
Istimewa
FILM SETANNYA CUAN - Radepa Black merilis poster film, trailer dan Original Sound Track (lagu) film Setannya Cuan di CGV FX Senayan, Jalan Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Radepa Black dan Atlas Picture mengumumkan transformasi judul film terbarunya, dari yang sebelumnya dikenal sebagai 'Djoerig Salawe' menjadi 'Setannya Cuan'
  • Film 'Setannya Cuan' dijadwalkan tayang pada 5 Maret 2026 di seluruh jaringan bioskop Indonesia
  • Film 'Setannya Cuan' mengisahkan persaingan konyol dua jawara kampung yang terobsesi mencari angka hoki demi mengubah nasib

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Industri film horor Indonesia sedang berada di puncaknya.

Di tengah gempuran teror yang mencekam, ada satu warna yang dirindukan: perpaduan antara rasa takut yang memacu adrenalin dan tawa terpingkal demi melepaskan beban.

Rumah produksi Radepa Black dan Atlas Picture mengumumkan transformasi judul film terbarunya, dari yang sebelumnya dikenal sebagai 'Djoerig Salawe' menjadi 'Setannya Cuan'.

Baca juga: Cerita Reza Rahadian Syuting Film Suzzanna Santet Ilmu Pelebur Nyawa, Berendam Seharian di Sungai

Radepa Black merilis poster film, trailer dan Original Sound Track (lagu) film Setannya Cuan di CGV FX Senayan, Jalan Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Perubahan judul film ini bukan sekadar strategi merek, melainkan manifestasi dari 'surat cinta' bagi para penonton yang tumbuh besar dengan tradisi horor-komedi khas nusantara.

​Ide cerita film ini lahir dari pengamatan langsung terhadap fenomena nyata di tengah masyarakat yang sering kesulitan ekonomi mendorong orang mencari jalan pintas yang tidak masuk akal.

Baca juga: Mainkan Peran Rusmiati di Film Kuyank, Ini Cerita Horor Putri Intan Kasela tentang Hantu Kuyang

Film 'Setannya Cuan' diadaptasi dari peristiwa nyata tentang obsesi terhadap angka keberuntungan atau klenik demi mengubah nasib secara instan.

"Kami ingin memotret, di balik keriuhan komedinya, ada potret jujur mengenai bagaimana 'cuan' atau uang bisa mengubah perilaku manusia hingga berurusan dengan dunia gaib," kata dr Robby Hilman Maulana, Produser Eksekutif sekaligus penggagas cerita film ini.

Film 'Setannya Cuan' membawa penonton kembali ke akar cerita rakyat tentang obsesi manusia terhadap keberuntungan instan.

Baca juga: Dekati Avengers Endgame, Film Agak Laen Menyala Pantiku! Sentuh 10,9 Juta Penonton di Bioskop

Mengambil inspirasi dari fenomena klenik nomor keberuntungan (salawe atau dua puluh lima), film ini memotret realita sosial dengan kacamata yang lebih jenaka.

"Kami ingin mengembalikan sensasi menonton film horor yang 'guyub' saat penonton bisa berteriak kaget, tapi sedetik kemudian tertawa terpingkal-pingkal bersama orang di sebelah mereka," ujar Avesina Soebli, yang bersama Aris Muda menjadi Produser film 'Setannya Cuan'.

"Ini adalah surat cinta kami untuk penonton yang kangen hiburan yang jujur, dekat dengan keseharian, dan tentu saja, sangat Indonesia," lanjutnya.

Baca juga: Tayang di Bioskop Indonesia, Film Return to Silent Hill Bawa Penonton Selami Teror dan Ketakutan

​​Judul baru ini dipilih untuk menggambarkan dinamika masyarakat modern yang sering terjepit di antara tradisi mistis dan tuntutan ekonomi.

Dalam film 'Setannya Cuan' ini, setan bukan lagi sekadar sosok peneror, melainkan bagian dari 'ekosistem' ambisi manusia yang ingin cepat kaya melalui karakter-karakternya yang relatable.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved