Sabtu, 25 April 2026

Kabar Artis

Terungkap, Status Ammar Zoni Saat ini Adalah Napi dengan Kategori Risiko Tinggi

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sebut Ammar Zoni Tahanan dengan Kategori Risiko Tinggi

Ditjen Lapas
AMAR ZONI-Usai nekat edarkan narkoba di Lapas Salemba, Jakarta Pusat, aktor Ammar Zoni dipindahkan ke Lapas Nusakambangan bersama 5 napi lainnya. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa status aktor Ammar Zoni saat ini adalah narapidana atau warga binaan berisiko tinggi.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa status aktor Ammar Zoni saat ini adalah narapidana atau warga binaan berisiko tinggi. 

Status ini menjadi dasar pemindahan Ammar Zoni dari Lapas Salemba, Jakarta Pusat ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan, Karanganyar, Jawa Tengah.

Hal itu dikatakan Kasubdit Kerjasama Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti.

Rika menjelaskan bahwa kategori risiko tinggi diberikan berdasarkan hasil asesmen.

Selain itu ada beberapa hal yang telah memenuhi kriteria, termasuk dugaan pelanggaran narkoba di dalam lapas.

“Sekarang ini berproses ya, sudah ada dugaan begitu. Kalau pastinya kan nanti di penegak hukum ya," ujar Rika di kawasan Pecenongan Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025)

"Pada saat ini beberapa hal memang sudah memenuhi kategori untuk kita masukkan sebagai kategori risiko tinggi,” jelas Rika.

Rika juga menegaskan bahwa status risiko tinggi tidak hanya ditentukan berdasarkan kasus atau lamanya hukuman, tetapi dari hasil asesmen perilaku dan tingkat risiko warga binaan.

“Yang dipindahkan ke Nusakambangan, khususnya keamanan super maksimum dan maksimum adalah lapisan yang masuk kategori risiko tinggi," jelasnya.

Baca juga: Ketahuan Edarkan Narkoba di Rutan, Ammar Zoni Dikumpulkan bersama Napi Kelas Kakap di Nusakambangan

"Risiko tinggi ini didapat dari hasil asesmen. Artinya bukan tergantung dari kasusnya atau berapa lama kasusnya,” ujar Rika.

Ia menjelaskan juga bahwa warga binaan dengan sisa masa tahanan beberapa bulan pun bisa dikategorikan risiko tinggi. 

“Jadi dia mau kasusnya penipuan, pencurian, atau sisanya tinggal 5 bulan, 3 bulan lagi tapi masuk kategori risiko tinggi maka akan kita perlakukan di Lapas Super Maksimum dan Super Maksimum Pulau Nusakambangan,” kata Rika.

“Apabila berdasarkan asesmen setelah 6 bulan yang bersangkutan menunjukkan perubahan perilaku, maka akan turun ke maksimum,” ujarnya.
 
Sebelumnya diberitakan bahwa kaki aktor Ammar Zoni diborgol saat dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada Kamis (16/10/2025). 

Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan karena mantan suami Irish Bella itu terpergok mengedarkan narkoba di Lapas Salemba.

Dari video yang dibagikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, terlihat Ammar Zoni hanya memakai sarung putih dengan kaos tahanan saat dipindahkan petugas.

Ammar Zoni digiring bersama dengan lima tahanan lainnya dengan berjalan berurutan.

Bahkan terlihat wajah Ammar Zoni ditutup hingga matanya tidak dapat melihat. 

Ammar Zoni dan para tahanan lain pun terlihat kesulitan berjalan hingga tahanan pertama sempat hampir terpeleset saat digiring ke dalam mobil tahanan.

Bukan hanya itu tangan dan kaki Ammar Zoni terlihat terborgol. Pun terlihat rantai yang menyambungkan antara kaki dan tangan Ammar Zoni

Kasubdit Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengatakan pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan sebagai bukti ketegasan akan Pemberantasan narkoba di dalam Lapas. 

“Ini bukti bahwa peringatan  Bapak Menteri (Imigrasi dan Pemasyarakatan) dan Pak Dirjen (Pemasyarakatan) serius, bahwa siapapun yang terlibat peredaran narkoba akan ditindak,” kata Rika Aprianti seperti dimuat keterangan tertulis.

Bukan hanya ditaruh di penjara paling ditakuti di Indonesia, Ammar Zoni juga akan ditaruh di Lapas Super Maksimum di Lapas Nusakambangan.

“Seperti warga binaan high risk lainnya yang dipindahkan ke  Nusakambangan,  mereka juga  akan ditempatkan di Lapas Super Maksimum dan Maksimum Security,” jelasnya.

Di Lapas Super Maksimum, Ammar Zoni dan warga binaan lain akan diberikan pengamanan dan pembinaan super maksimum.

Diharapkan langkah ini dapat mengubah perilaku mereka menjadi warga binaan yang lebih baik sesuai dengan tujuan sistem Pemasyarakatan.

Amar Zoni dan para tahanan lainnya tiba di Nusakambangan pukul 07.43 pagi, selanjutnya ditempatkan di Lapas Super Maximum Security Karang Anyar.

Rika mengatakan total sudah lebih dari 1500 warga binaan high risk yang dipindahkan ke Nusakambangan. 

Tujuan penting dilakukan langkah ini antara lain adalah melindungi lapas rutan dari peredaran narkoba dan gangguan kamtib lainnya.

“Serta untuk kepentingan warga binaan high risk itu sendiri agar dapat mengubah perilakunya menjadi lebih baik, menyadari kesalahannya, tidak mengulangi agar pada saatnya ini siap kembali ke masyarakat menjadi warga negara yang baik,” jelasnya.

Pemindahan dilakukan dini hari dengan pengawalan petugas Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama anggota Polres Jakarta Timur dam Mabes Polri serta petugas Pemasyarakatan Jakarta. 

Proses pemindahan dan pemenerimaan di Nukambangan dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku.

Heri Azhari, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga menyebutkan upaya kontinyu jajarannya di Jakarta untuk membersihkan lapas dan rutan dari peredaran gelap narkoba.

“Seperti yang berulang kali diingatkan Pak Menteri dan Dirjen Pas, bahwa Zero narkoba adalah harga mati. Maka ini menjadi alarm  kami untuk terus waspada  dan bertindak,” kata Heri.

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp
 
 

--

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved