Demo
Ganindra Bimo Sebut Demo Bukan Menghancurkan tapi Menyelamatkan Negara
Ganindra Bimo mengakui aksi demonstrasi besar-besaran selama dua minggu ini, adalah jeritan hati rakyat
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktor Ganindra Bimo buka suara terkait apa yang terjadi di Indonesia, selama dua pekan belakangan ini yang dianggap polemik yang ada, berdasarkan pada ketidakadilan.
Ganindra Bimo mengakui aksi demonstrasi besar-besaran selama dua minggu ini, adalah jeritan hati rakyat yang tidak mendapatkan keadilan dari para penguasa.
"Sudah saat nya kami bersuara dan mempertanyakan tuntutan kami, fokusnya ketidak adilan," kata Ganindra Bimo ketika ditemui di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025).
Bimo mengakui kekesalan rakyat kepada penguasa atas ketidakadilan sudah menggumpal, sehingga kejadian dua minggu adalah momen tepat untuk mereka bersuara.
"Karena rasa ketidakadilan ini sudah terjadi sejak lama. Sudah saatnya kami semua untuk bersuara," ucapnya.
Baca juga: Cerita Ganindra Bimo Dapat Jersey Marselino Ferdinan Setelah Indonesia Kalahkan Arab Saudi
Aksi demonstrasi terlihat anarkis, dengan merusak fasilitas umum dan lain-lain. Bimo tidak memandang itu adalah hal negatif, melainkan bentuk protes besar kepada Pemerintah atas ketidak adilan.
"Pergerakan nya yang terjadi sejak kemarin itu bukan untuk menghancurkan negara, tapi untuk menyelamatkan bangsa. Saya percaya negara Ini negara Demokrasi, masa gak ada kepastiannya," jelasnya.
Ganindra Bimo pun menyambut positif langkah DPR RI yang sudah berani temui demonstran khususnya mahasiswa, untuk mendengar aspirasinya.
Akan tetapi, Ganindra Bimo ingin anggota DPR RI bisa memberikan hasil dari tuntutan rakyat, yang tertuang dalam 17+8 tuntutan.
"Menurut saya masuk ke dalam saja gesture yang harusnya sudah ada dari kemarin, tapi saya berharap ada hasilnya," ujar Ganindra Bimo.
"Jika tidak, kami akan terus bersuara di Jalan dan berisik dimana pun," tambahnya. (Ari).
Saran dan Pesan Redaksi: Unjuk rasa dan demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara dalam berdemokrasi dan menyuarakan aspirasi yang dilindungi Undang-Undang. Namun untuk kepentingan bersama, demonstrasi sebaiknya dilakukan secara damai tanpa adanya aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| Jadwal Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini 4 Mei, 3 Titik Berpotensi Macet |
|
|---|
| Aksi Massa di Jalan Medan Merdeka Selatan, 662 Personel Gabungan Dikerahkan |
|
|---|
| Digempur Demo Berulang Kali, Ketua YLBHI: Curiga Ada Aktor di Belakang Mereka |
|
|---|
| PUI Gelar Aksi Damai Minta Polisi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan dan KM 50 |
|
|---|
| Pihak Kampus Tegaskan Pria Beralmamater Kuning yang Bentak Polisi Bukan Mahasiswa UI |
|
|---|
