Minggu, 3 Mei 2026

Properti

ERA Indonesia Targetkan Transaksi Properti Tumbuh 25 Persen di 2026

Darmadi Darmawangsa, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang stabil dan positif bagi ERA di tengah dinamika

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
ERA National Business Conference (NBC) ke-34 di Ballroom Swissôtel PIK Avenue, Jakarta, Rabu (11/2). 

Ringkasan Berita:
  • PT ERA Graharealty Tbk. (ERA Indonesia) sukses menggelar ERA National Business Conference (NBC) ke-34 bertema “Move Up” di Jakarta sebagai ajang apresiasi kinerja 2025 dan penegasan strategi 2026.
  • Tahun 2025, ERA mencatat kenaikan penjualan 9 persen (yoy), dengan pasar sekunder mendominasi 90 persen transaksi, 
  • Segmen rumah tinggal memimpin transaksi, diikuti ruko, apartemen, dan gudang; tren sewa komersial meningkat di kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya.

 

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- PT ERA Graharealty Tbk. (ERA Indonesia), perusahaan jasa agen real estat di Indonesia, menggelar ERA National Business Conference (NBC) ke-34 di Ballroom Swissôtel PIK Avenue, Jakarta, Rabu (11/2).

Mengusung tema “Move Up”, acara ini menjadi momentum apresiasi atas pencapaian gemilang para Marketing Associate dan Member Broker ERA Indonesia sepanjang tahun 2025, sekaligus penegasan arah strategis perusahaan menuju 2026.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, serta Wani Sabu, Senior Advisor FBI PT Bank Central Asia Tbk. dan EVP Contact Center and Digital Services (2017–2024). Kehadiran para tamu kehormatan tersebut menegaskan sinergi antara pelaku industri properti, sektor perbankan, dan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan sektor perumahan nasional.

Tema “Move Up” mencerminkan komitmen ERA Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat profesionalisme jaringan, dan mendorong para Marketing Associate serta Franchisee untuk naik ke level berikutnya dalam performa dan pelayanan.

Presiden Direktur ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang stabil dan positif bagi ERA di tengah dinamika ekonomi nasional.

“Di tengah tantangan ekonomi, ERA Indonesia mampu membukukan kenaikan penjualan sebesar 9 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menunjukkan kekuatan jaringan kami serta kepercayaan konsumen yang terus terjaga,” ujar Darmadi di Jakarta, Jumat (13/2/2026)

Baca juga: Pemerintah dan Pengembang Bahas Tantangan Properti 2026, Program 3 Juta Rumah Disorot

Kinerja 2025: Pasar Sekunder Tetap Dominan

Sepanjang 2025, pasar properti masih didominasi oleh pasar sekunder dengan kontribusi sekitar 90?ri total transaksi, sementara pasar primer menyumbang sekitar 10 persen. 

Meski demikian, pasar primer mulai menunjukkan pertumbuhan berkat berbagai insentif pemerintah, promosi dari pengembang, serta hadirnya proyek dengan desain baru yang semakin menarik.

ERA selama ini dikenal kuat di pasar sekunder, didukung oleh pengalaman panjang dan jaringan luas di seluruh Indonesia. Keunggulan pasar sekunder antara lain, properti ready stock dan siap huni, lokasi yang lebih matang dan strategis, harga lebih fleksibel dan dapat dinegosiasikan.

Selain itu, tren sewa mengalami peningkatan, khususnya untuk properti komersial jangka panjang seperti restoran dan gudang. Pergeseran ini dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang masih menyesuaikan kondisi ekonomi, serta meningkatnya kehati-hatian konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.

Dari sisi jenis properti, segmen rumah tinggal masih mendominasi transaksi di 2025, diikuti oleh ruko, apartemen, dan gudang. Wilayah dengan transaksi kuat antara lain Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya—terutama di area dengan akses infrastruktur dan fasilitas publik yang baik.

Target 2026

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved