Selasa, 28 April 2026

Unik, Talkshow Bullying Anak Digelar di Renotop Building Expo 2025

Penyelenggara Renotop Building Expo 2025 menggelar talkshow bertema Pintar Emosi - Hebat Sosialisasi - Anak Anti Bully!

Penulis: Lucky Oktaviano | Editor: Lucky Oktaviano
Warta Kota/Lucky Oktaviano
Sebuah talkshow parenting digelar di Renotop Building Expo 2025 pada Sabtu 29 November 2025 pukul 15.00. Acara dilaksanakan di Mini Atrium LG Mal Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pengunjung yang hadir cukup antusias menyimak talkshow tentang bullying pada anak ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Siapa bilang pameran bahan bangunan harus melulu soal perlengkapan rumah,interior,atau eksterior? Renotop Building Expo 2025 malah menyajikan talkshow tentang parenting dengan tema seputar bullying pada anak.

Penyelenggara Renotop Building Expo 2025 menggelar talkshow bertema Pintar Emosi - Hebat Sosialisasi - Anak Anti Bully! dengan pembicara Arman Harijanto MM BC (Parenting & Family Counselor) dan Josua Iwam Wahyudi (EQ Trainer & MBTI Coach). Bertindak sebagai host adalah Mami Top. 

Acara digelar di Mini Atrium LG Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (29/11/2025) sore. Talkshow yang digelar di tengah-tengah area pameran bahan bangunan dan perlengkapan rumah tersebut dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Renotop Building Expo 2025 Perdana Hadir di Gandaria City Mall, Tawarkan Inspirasi Hunian Masa Depan

Sejumlah pengunjung terlihat tampak menyimak talkshow tersebut dengan seksama. Sesekali mereka tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepala tanda setuju dengan apa yang disampaikan pemateri. 

Josua Iwan Wahyudi menyampaikan bahwa ada empat bentuk perundungan yang umum terjadi di masyarakat. Yang pertama adalah perundungan verbal (36,7 persen), perundungan fisik (27,1 % ), perundungan sosial (26,5 % ) dan cyberbullying (45 % ). 

Contoh perundungan verbal adalah cat-calling (terutama kondisi fisik), mengejek nama orangtua/status social keluarga, body shaming, false roumour, dan sarkasme. Pelaku bullying ini seringkali menyembunyikan motif dengan alasan candaan/agar akrab.

Contoh perundungan fisik antara lain, memukul, menendang, mendorong, memalak (meminta uang secara paksa), merusak barang korban, dan memperbudak teman. Pelaku seringkali melakukan hal ini agar mendapatkan pengakuan social di kalangan teman.

Contoh perundungan social adalah dikucilkan, dijauhkan dengan/tanpa sebab, dan guilt tripping. Pelaku seringkali melakukan perundungan ini karena motif kesal atau balas dendam.

Sementara contoh cyberbullying antara lain harassment (pelecehan), flaming (pertengkaran daring, exclusion/isolation (pengucilan), doxxing (penyebaran data pribadi), dan pencemaran nama baik. Tidak ada motif tertentu dalam melakukan cyberbullying, karena sangat beragam bentuknya. 

Sementara pemateri lain, Arman Harijanto, menyatakan bahwa orangtua juga harus terlibat aktif dalam perkembangan anak.

"Bukan semata-mata hanya kirim anaknya ke sekolah yang bagus, lalu selesai. Tapi orangtua juga harus ikut terlibat dalam perkembangan anak baik di sekolah maupun di rumah," katanya.

Orangtua, kata Arman, juga harus sensitive terhadap perubahan mood anak. "Jangan didiamkan. Ingat segala sesuatu yang didiamkan pasti terjadi penurunan," ucap lelaki berkacamata tersebut. 

Selain, talkshow tersebut juga digelar talkshow lain dengan tema "Dari Tembok Sehat ke Keluarga Bahagia" yang digelar di hari yang sama pada pukul 17.10-18.00. 

Sementara untuk hari Minggu 30 November 2025 pukul 15.30 WIb digelar talkshow bertema "Dari Rumah Jadi Cerita, Inspirasi Hunian Bahagia". Hari Minggu ini merupakan hari terkahir gelaran Renoto Building Expo 2025 di Mini Atrium LG Mal Gandaria City.

Seperti diberitakan, Supermarket bahan bangunan Renotop kembali membuka pameran bahan bangunan terbesar bertajuk Renotop Building Expo (RBE), di wilayah Jakarta pada Selasa (25/11/2025).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved