Pendidikan
Najwa Shihab Bicara tentang 'Orang Dalam', Bukan soal Kenalan tapi Keberanian Menciptakannya Sendiri
Najwa Shihab mengatakan, 'orang dalam' bukan soal siapa yang dikenal, tapi keberanian menciptakan 'orang dalam' sendiri.
Ringkasan Berita:
- 'Orang dalam' bukan soal siapa yang dikenal, tapi tentang keberanian untuk menciptakan 'orang dalam' sendiri
- Di era digital, akses tidak lagi tergantung pada hubungan darah atau pertemanan lama
- Najwa Shihab menekankan pentingnya inisiatif dalam mencari akses
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk dan sengitnya persaingan karier, istilah 'orang dalam' seringkali menjadi semacam penentu nasib seseorang.
Ia diasosiasikan dengan koneksi eksklusif, jalur pintas, atau privilese yang hanya dimiliki segelintir orang.
Namun, Najwa Shihab, jurnalis dan figur publik yang dikenal kritis, menawarkan sudut pandang yang mengubah definisi kuno tersebut.
Baca juga: Kenang 40 Hari Kepergian Ibrahim Sjarief, Najwa Shihab Tulis Puisi tentang Kehidupan Tanpa Suaminya
Baginya, 'orang dalam' bukan soal siapa yang dikenal, tapi tentang keberanian untuk menciptakan 'orang dalam' sendiri.
Alih-alih meratap karena tidak memiliki koneksi eksklusif, dalam sesi diskusi di Collabonation Goes to Campus, Najwa Shihab menyerukan strategi yang lebih memberdayakan: belajar membuat 'orang dalam' sendiri dengan menciptakan akses sendiri.
Dulu, sebagaimana diakui oleh Najwa Shihab, 'orang dalam' seringkali diartikan sebagai akses langka karena dapat memisahkan mereka yang beruntung dan mereka yang harus berjuang dari nol.
Koneksi ini bersifat privat, tertutup, dan hanya bisa didapatkan melalui hubungan personal.
Baca juga: Najwa Shihab Tidak Terlihat di Pemakaman Ibrahim Sjarief, Quraish Shihab Ungkap Kondisi Putrinya
Seseorang yang tidak memiliki koneksi semacam itu harus berjuang jauh lebih keras, seolah-olah pintu kesempatan tertutup rapat.
Namun, zaman sudah berubah, Najwa Shihab menekankan bahwa dengan perkembangan teknologi, paradigma ini telah berubah drastis.
"Kalau dulu ada orang dalam, itu jadi akses eksklusif, sekarang dengan teknologi, akses itu bisa kita bikin dan kita cari sendiri," kata Najwa Shihab.
Bangun 'Orang Dalam' Versi Digital Butuh Keberanian
Pandangan ini menyiratkan bahwa di era digital, akses tidak lagi tergantung pada hubungan darah atau pertemanan lama.
Pernyataan ini menegaskan bahwa 'orang dalam' sebagai individu penyedia akses sudah tidak relevan.
Baca juga: Najwa Shihab Ingatkan Gen Z Supaya Sejak Kuliah Berlatih Jadi Apapun yang Diinginkan di Masa Depan
Menurut Najwa Shihab, yang diperlukan untuk membuka peluang atau kesempatan di dunia karier sekarang adalah inisiatif, kerja keras, dan yang terpenting: keberanian.
| Hadapi Tantangan Global, Rektor Universitas Trisakti Ajak 1.746 Wisudawan Mampu Adaptasi dan Inovasi |
|
|---|
| SGU dan B-Universe Teken MoU Kolaborasi Pendidikan |
|
|---|
| Universitas Mercu Buana dan LSF Perkuat Peran Kolaborasi Literasi Film Lewat Pembaruan Kesepakatan |
|
|---|
| UPJ Kukuhkan Guru Besar Rekayasa Struktur, Soroti Peran AI dan Isu Lingkungan di Teknik Sipil |
|
|---|
| Mengenang Perjuangan Ki Hajar Dewantara, Pontjo: Komitmen Memajukan Pendidikan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Najwa-Shihab-kls.jpg)