Partai Kebangkitan Bangsa
DPP PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa Tentang MBG dan Koperasi Desa
Mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran krusial dalam mengawal jalannya demokrasi.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Maraknya aksi unjuk rasa mahasiswa yang salah satu tuntutannya meminta penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai bahwa pesan pentingnya dua program prioritas Presiden Prabowo itu belum tersampaikan dengan baik di kalangan mahasiswa.
"PKB melihat kritik terhadap MBG dan KDMP sebagai pesan kepada pemerintah bahwa selama hampir 1,5 tahun ini program ketahanan pangan, pembangunan generasi unggul dan penguatan perekonomian rakyat belum tersampaikan secara merata kepada kalangan mahasiswa," jelas Faisol Riza, Waketum PKB, menanggapi tuntutan aksi mahasiswa dalam keterangan persnya, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo bahwa menghadapi perubahan-perubahan geopolitik global prioritas utama pemerintah adalah memberikan jaminan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. "Termasuk MBG yang juga bertujuan mencetak generasi unggul."
"Mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran krusial dalam mengawal jalannya demokrasi. PKB percaya bahwa kita semua termasuk teman-teman mahasiswa dapat memahami substansi program pemerintah ini adalah kebutuhan kita bersama saat ini," tambah Faisol Riza yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian Kabknet Merah Putih.
Baca juga: DPRD DKI Jakarta Keluhkan Minimnya Realisasi Aspirasi Reses, Banyak Usulan Warga Belum Tertangani
Walaupun demikian, PKB tidak menutup mata dengan berbagai laporan terjadinya penyimpangan dan pelanggaran hukum terkait pelaksanaan program-program pemerintah tersebut. "Dari sisi tata kelola dan teknokrasinya tentu membutuhkan banyak sekali pembenahan dan penyempurnaan. Ditahannya pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu yang lalu, membuktikan pemerintah tidak menutup mata atas pelanggaran hukum. Kami terus mengawasi dan mengawalnya hingga semua dapat dilaksanakan transparan sesuai aturan hukum."
"Untuk itu, DPP PKB menginstruksikan kepada seluruh DPC PKB melakukan dialog produktif dengan teman-teman mahasiswa di kampus-kampus yang berada di Kabupaten / Kota masing-masing. Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, PKB wajib menjelaskan secara substansial program-program prioritas Presiden Prabowo," jelas dia.
Baca juga: Usai Isi BBM di SPBU Ragunan, Honda Vario 150 Mendadak Terbakar
Lanjutnya, diskusi-diskusi produktif ini penting untuk membangun kesamaan pandangan akan situasi yang dihadapi bangsa Indonesia baik di luar negeri maupun di dalam negeri dan sekaligus memahami langkah-langkah yang bisa dilakukan bersama antara pemerintah dan kelompok-kelompok masyarakat untuk mengatasi berbagai hambatan.
"Laksanakan diskusi secara terbuka untuk mendengar saran-saran perbaikan dan penyempurnaan berbagai program prioritas tersebut. Kami yakin, Gen Z yang sekarang banyak menjadi mahasiswa memiliki pandangan-pandangan konstruktif yang bisa membantu pemerintah menyempurnakan pelaksanaan program-program tersebut," tambah Faisol Riza.
"Perbedaan-perbedaan pandangan harus terus dijaga. Tapi kita juga perlu memperkuat persatuan nasional dalam mengatasi berbagai masalah yang akan terus datang," pesan terakhir dalam keterangan persnya.
| Tak Cukup Sekadar Menjabat, Muhaimin Minta Kepala Daerah dari PKB Jadi Teladan Nyata Masyarakat |
|
|---|
| Resmikan Groundbreaking Kantor PKB Aceh, Muhaimin Minta Jadi Tempat Pengabdian Masyarakat |
|
|---|
| Waketum PKB Kang Cucun Soroti Ancaman Global saat Buka Muscab Tulungagung |
|
|---|
| Akpolbang Pengurus Wilayah PKB se Indonesia, Gus Jazil Sebut Cinta Gus Muhaimin, Cinta Indonesia |
|
|---|
| Gus Muhaimin Sebut Warisan KH. Bisri Syansuri Adalah Kesetiaan, Bukan Gegeran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Faisol-Riza-Waketum-PKB.jpg)