Senin, 15 Juni 2026

Berita Internasional

Damai Iran-AS Kian Dekat

Iran Klaim Hampir Capai Kesepakatan Damai dengan Amerika Serikat, Teheran Lakukan Peninjauan Akhir

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Kompas.com
IRAN & AS MENUJU DAMAI -- Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa proses negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kemajuan signifikan. Teheran menyatakan sebagian besar isu utama dalam perundingan telah menemukan titik temu dan kini memasuki tahap peninjauan internal terakhir terhadap rancangan perjanjian damai yang tengah disusun. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa proses negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kemajuan signifikan.

Teheran menyatakan sebagian besar isu utama dalam perundingan telah menemukan titik temu dan kini memasuki tahap peninjauan internal terakhir terhadap rancangan perjanjian damai yang tengah disusun.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya harapan akan berakhirnya ketegangan berkepanjangan antara kedua negara yang selama puluhan tahun berada dalam hubungan penuh kecurigaan dan konflik politik.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bahkan menyebut bahwa berakhirnya konflik akan diumumkan di seluruh front yang selama ini terdampak ketegangan kawasan, termasuk Lebanon.

"Berakhirnya perang akan diumumkan di semua front, termasuk Lebanon. Untuk pertama kalinya dalam 47 tahun, Amerika Serikat secara eksplisit menyatakan bahwa mereka menghormati kedaulatan Republik Islam Iran," ujar Araghchi dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena mencerminkan perubahan besar dalam hubungan kedua negara.

Sejak Revolusi Islam Iran pada 1979, hubungan diplomatik Teheran dan Washington praktis terputus dan diwarnai berbagai konflik politik, ekonomi, hingga keamanan di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa sebenarnya kesepakatan damai dapat dicapai beberapa pekan lalu.

Namun, menurut dia, proses perundingan berjalan lebih lama karena adanya perubahan sikap dari pihak Amerika Serikat selama negosiasi berlangsung.

"Kesepakatan sebenarnya bisa dicapai beberapa minggu lalu. Namun, Amerika Serikat berulang kali mengubah posisinya, mengeluarkan pernyataan yang kontradiktif, dan mengajukan tuntutan baru yang memperpanjang proses negosiasi," kata Baghaei.

Meski demikian, Iran tetap melanjutkan dialog yang dimediasi Pakistan tersebut dengan tujuan mencapai penyelesaian menyeluruh atas berbagai isu yang selama ini menjadi sumber ketegangan antara kedua negara.

Perundingan tersebut dilaporkan mencakup sejumlah agenda penting, termasuk penghentian konflik, pembahasan program nuklir Iran, hingga kemungkinan pembukaan kembali jalur kerja sama dan komunikasi yang lebih stabil di masa depan.

Jika kesepakatan itu benar-benar terwujud, maka hal tersebut berpotensi menjadi salah satu terobosan diplomatik terbesar di Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.

Selain meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, perjanjian tersebut juga dapat membawa dampak luas terhadap stabilitas kawasan, terutama di negara-negara yang selama ini menjadi arena persaingan pengaruh kedua pihak.

Meski optimisme mulai mengemuka dari pihak Iran, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat mengenai klaim bahwa sebagian besar substansi perundingan telah disepakati.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved