Teknologi
AGIBOT Bawa Robot Humanoid Berbasis AI ke Indonesia
Perusahaan robotika AGIBOT memperkenalkan model Robot as a Service (RaaS) yaitu robot humanoid dan robot anjing (robodog) di Indonesia.
"Kombinasi teknologi AGIBOT dengan jaringan bisnis dan kapabilitas operasional lokal Denka akan mempercepat penetrasi solusi robotika ke berbagai sektor industri nasional," ujarnya.
Robot Humanoid dan Robodog siap masuk pasar Indonesia
Untuk memperluas pemanfaatan teknologi robotika, AGIBOT dan Denka juga menggandeng PT Robotika Futuristik Indonesia (RFI) sebagai mitra resmi penyedia layanan penyewaan dan leasing robot humanoid serta robodog.
Direktur RFI Vincent Ie menilai kolaborasi ini akan membuka babak baru industri teknologi di Indonesia.
Menurutnya, robot humanoid tidak hanya relevan untuk kebutuhan industri manufaktur, tetapi juga berpotensi digunakan dalam sektor komersial, aktivasi merek, pendidikan, pameran teknologi, hingga hiburan interaktif.
"Kami ingin menghadirkan solusi robotika yang lebih mudah diakses oleh dunia usaha maupun masyarakat sehingga teknologi ini dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas," katanya.
Dalam konferensi tersebut, AGIBOT juga memperkenalkan konsep XYZ Curve, sebuah pendekatan pengembangan industri embodied AI yang digunakan perusahaan untuk mengidentifikasi tingkat kematangan teknologi dan kesiapan pasar.
Selain itu, AGIBOT memaparkan tujuh skenario produktivitas yang menjadi dasar implementasi robot di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, logistik, layanan publik, pendidikan, hingga sektor kreatif.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia yang tengah mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan ekonomi berbasis teknologi.
Dengan jumlah penduduk yang besar, pertumbuhan industri yang pesat, serta meningkatnya kebutuhan otomatisasi, Indonesia dinilai memiliki potensi menjadi salah satu pasar utama bagi teknologi robot humanoid dan embodied AI di kawasan Asia Tenggara.
Ke depan, AGIBOT dan Denka berencana menghadirkan portofolio produk robotika yang telah dioptimalkan sesuai kebutuhan pasar lokal.
"Fokusnya tidak hanya pada penyediaan perangkat, tetapi juga pengembangan solusi yang mampu membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing di era industri berbasis AI," tandas Ching.
| NAVEE Luncurkan Beberapa Lini Model Skuter Listrik Baru di Indonesia, Jarak Tempuh Tembus 110 Km |
|
|---|
| Teltonika Perkenalkan Dead Reckoning, Teknologi yang Mampu Lacak Kendaraan di Area Tanpa Sinyal GPS |
|
|---|
| Antigravity dan Insta360 Rekam Borobudur ke Format Digital 3D Imersif Gunakan Drone 8K 360 Derajat |
|
|---|
| Hypernet dan Huawei eKit Hadirkan Ragam Teknologi Jaringan Pintar untuk Digitalisasi UMKM |
|
|---|
| MINIX Siap Rilis PC AI Ultra Kompak dengan Teknologi NVIDIA, AMD dan Intel Core Ultra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/AGIBOT-membawa-robot-humanoid-berbasis-AI-ke-Indonesia.jpg)