Kriminalitas
Digerebek Aparat, Penjual Obat Keras di BKT Kabur Tinggalkan Motor
Aparat gabungan TNI-Polri bersama warga menggerebek lapak penjualan obat keras di Duren Sawit, Jakarta Timur. Ratusan butir obat disita
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dian Anditya Mutiara
Ringkasan Berita:
- Aparat gabungan TNI-Polri bersama warga menggerebek lapak penjualan obat keras di kawasan Duren Sawit setelah adanya laporan keresahan masyarakat terkait dugaan peredaran obat terlarang.
- Petugas menemukan ratusan butir obat keras berbagai merek serta satu unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.
- Barang bukti dibawa ke Mapolsek Duren Sawit, sementara warga berkomitmen meningkatkan patroli untuk mencegah kembali maraknya penjualan obat keras.
WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Aparat gabungan TNI-Polri bersana warga menggerebek sebuah lapak penjualan obat keras di Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2026).
Penggerebekan tersebut setelah masyarakat merasa resah dan khawatir anak muda di lingkungannya konsumsi obat keras.
Dari pantauan di lokasi, pelaku penjual obat keras melarikan diri saat aparat kepolisian bersama TNI dan Warga mendatangi lapak tersebut.
Di lokasi, ditemukan ratusan butir obat keras berbagai merek dan sepeda motor Suzuki Satria milik pelaku yang ditinggalkan.
Baca juga: Polisi Bongkar Penjualan Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako di Jagakarsa
Lapak obat itu kemudian di hancurkan oleh petugas dan warga agar tidak ada lagi aktivitas terlarang tersebut.
Salah satu warga bernama Ipit Purwanto mengatakan, awalnya ia mendengar dan melihat langsung aktivitas penjualan obat di lapak tersebut.
"Awalnya kami tidak tahu itu obat apa, tapi setelah kami hubungi aparat ternyata ditemukan obat terlarang," kata Ipit, Kamis.
Menurutnya, aparat TNI dan Polri sangat cepat merespon aduan masyarakat sehingga lapak obat keras itu bisa langsung digrebek.
Ipit melanjutkan, penjual obat keras di sana bukan hanya satu orang tapi ada beberapa dan semuanya melarikan diri.
Baca juga: Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
"Pedagang ini banyak akalnya, mereka jualan secara sembunyi dan head to head. Tadi kami lihat terduga pelaku ada tiga orang ya, semua melarikan diri," tegasnya.
Para pelaku diduga menyimpan obat keras itu di semak-semak BKT guna menutupi barang bukti dan tidak dicurigai oleh warga.
Warga sekitar bakal membantu aparat penegak hukum untuk antisipasi penjualan obat terlarang di sana dengan patroli secara rutin.
"Kami rutin mengecek dan kebetulan di Jalan I Gusti Ngurah Rai juga kami sudah lakukan steril penjualan obat keras," tandasnya.
Barang bukti obat keras dan sepeda motor milik pedagang sudag dibawa ke Mapolsek Duren Sawit untuk diproses lebih lanjut. (m26)
| Polda Metro Jaya Tangkap 317 Pencuri Kendaraan Bermotor dari Awal Tahun hingga Pertengahan 2026 |
|
|---|
| Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bekasi, Pelaku Bawa 2 Tas Milik Korban |
|
|---|
| 12 Warga Bekasi Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp7,1 Miliar |
|
|---|
| Terekam Kamera CCTV, Ini Tampang Pelaku Curanmor di Jalan Suci Ciracas Jaktim |
|
|---|
| Ratusan Bal Bawang Disita, CV Berkah Bawang Bali Mengadu ke Komisi III DPR |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lapak-obat-ilegal-di-banjir-Kanal-Timur.jpg)