Senin, 8 Juni 2026

Kemensos

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kepada para siswa Sekolah Rakyat saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan.

Tayang:
Kemensos
Presiden Prabowo didampingi Mensos Gus Ipul mengunjungi orang tua dan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Minggu (7/5/2026). 

WARTAKOTALIVE.COM, TABANAN - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Minggu (7/6/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyaksikan kepiawaian anak-anak Sekolah Rakyat dalam berbagai bidang, antara lain baris-berbaris, yel-yel, kesenian tari kecak, paduan suara, puisi dan juga pidato Bahasa Inggris. 

Semangat dan perkembangan siswa Sekolah Rakyat menumbuhkan kebanggaan Prabowo. Meski demikian, ia menitipkan banyak pesan kepada para siswa SRMP 17 Tabanan agar mereka terus mengembangkan diri. 

"Kita harus bekerja keras, siswa dan siswi harus bekerja keras. Siswa dan siswi belajar yang baik,  yang keras, belajar yang disiplin, selalu patuh sama guru, ya" pesan Prabowo. 

Tapi kerja kerasnya bukan satu-satunya hal penting. Bagi Prabowo, rasa hormat kepada sesama, khususnya bagi orang tua dan guru merupakan suatu kesadaran yang harus ditanamkan. 

Meski dalam keadaan miskin dan miskin ekstrem, orang tua tetap berjuang memberikan yang terbaik bagi anak dan tanpa henti mencurahkan kasih sayang.

Karenanya, Prabowo ingin anak-anak tetap merasa bangga kepara oang tua, apapun pekerjaan mereka. 

Prabowo pun merasa bangga ketika berjumpa dengan Gede Bagus Abimanyu.

Siswa yang akrab disapa Abimanyu ini merupakan mantan korban perundungan di sekolah sebelumnya.

Perundungan tersebut menyebabkan ia sempat putus asa dan tidak bersekolah selama beberapa saat. 

Di SRMP 17 Tabanan, ia melawan rasa takutnya dan menghadapi trauma perundungan.

Tiap hari ia berjumpa dengan wajah-wajah baru dan perlahan menghadapinya dengan penuh kejujuran, semangat dan jiwa pantang menyerah. Semangat itulah yang membuatnya menjadi duta antiperundungan. 

Upaya Abimanyu melawan trauma tersebut mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo.

Ia salut Abimanyu menghadapi traumanya dengan sikap positif. Prabowo bahkan bercanda, presiden pun tetap bisa diejek.

Namun Prabowo berpesan, apapun yang dihadapi, maka para siswa harus membalas dengan kesopanan. 

"Gapapa diejek. Jangankan kamu, saya juga sering diejek. Sampai sekarang presiden pun juga sering diejek. Yang penting hatimu. Kalau kita diejek, kita harus membalas dengan sopan santun," pesan Prabowo. 

Mengungkapkan rasa bangganya, Prabowo pun memberikan pelukan hangat kepada Abimanyu. Ia juga menepuk-nepuk pundak Abimanyu memberikan semangat.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved