Minggu, 31 Mei 2026

Ngeri! Jalan Lenteng Agung Ambles 3 Meter, Pemotor Terperosok ke Lubang

Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ambles 3 Meter, Pemotor Terperosok ke Lubang dan menyebabkan kemacetan panjang.

Tayang:
Editor: Joanita Ary
KOMPAS.COM
JALAN AMBLES --Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, tepatnya setelah Gang Empang, Jakarta Selatan, mengalami amblas parah hingga membentuk lubang besar sedalam sekitar tiga meter pada Kamis (29/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, tepatnya setelah Gang Empang, Jakarta Selatan, mengalami amblas parah hingga membentuk lubang besar sedalam sekitar tiga meter pada Kamis (29/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa itu bukan hanya menyebabkan kemacetan panjang, tetapi juga memakan korban setelah seorang pengendara motor terperosok ke dalam lubang jalan yang ambles.

Lubang besar dengan panjang sekitar empat meter itu muncul di salah satu ruas jalan padat kendaraan menuju Depok.

Kondisi minim pencahayaan dan padatnya arus lalu lintas diduga membuat pengendara sulit menghindari jalan yang tiba-tiba amblas.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan sebelum akhirnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan.

Evakuasi pengendara motor dilakukan bersama petugas Damkar, Suku Dinas Bina Marga, serta warga yang bergotong royong di lokasi kejadian.

Peristiwa amblesnya jalan itu membuat arus lalu lintas menuju Depok mengalami kemacetan cukup panjang.

Sejumlah kendaraan terpaksa melambat dan bergantian melintas karena sebagian badan jalan ditutup demi alasan keselamatan.

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan langsung melakukan penanganan awal dengan menggunakan material coldmix guna mengurangi risiko kecelakaan dan mencegah kerusakan semakin melebar.

Berdasarkan hasil koordinasi antara Sudin Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air (SDA), dugaan awal menyebut kerusakan dipicu masalah pada saluran air di bawah badan jalan.

Struktur bagian bawah jalan disebut sudah kopong sehingga tidak mampu lagi menopang beban kendaraan yang melintas setiap hari.

Pihak SDA kini melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap crossing saluran air yang diduga menjadi penyebab utama amblesnya jalan tersebut.

Kasatpel SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pembersihan puing dan material jalan yang runtuh untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan.

“Ini lagi pembersihan puing. Untuk melihat hongnya tuh apa sih? Jatuhnya apa karena karat, apa karena itu. Ini lagi pembersihan puing-puingnya yang jatuh tadi,” ujar Sartono kepada wartawan di Lenteng Agung, Jumat (29/5/2026).

Menurut Sartono, proses pembersihan diperlukan agar petugas dapat mengecek langsung kondisi saluran di bawah jalan dan memastikan apakah kerusakan disebabkan korosi, usia infrastruktur, atau faktor teknis lainnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved